Padang - Ratusan warga di Sumbar meninggal diterjang banjir bandang pada Kamis (27/11) lalu. Banyak dari mereka yang tak teridentifikasi dan dimakamkan secara massal.
Duka dari Utara Sumatera
Mereka yang Tewas Diterjang Banjir Bandang dan Dimakamkan Tanpa Nama
Sebanyak 24 jenazah korban banjir bandang di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) tidak teridentifikasi. Sampel DNA para jenazah tersebut tidak ada yang cocok dengan warga yang kehilangan anggotanya. Para korban pun dimakamkan secara massal setelah 14 hari berada di RSUD Lubuk Basung. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan
Para korban disalatkan di Masjid Raya Ahmad Khatib Al Minangkabawai di Padang pada Rabu (10/12/2025), kemudian dibawa ke TPU Teluk Kabung, Kecamatan Bungus, Kota Padang. Jalannya salat jenazah hingga pemakaman dikawal Polda Sumbar. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan
Kepala Dinas Sosial Agam Villa Erdi mengatakan sebanyak 17 korban di antaranya terdiri atas 9 laki-laki, 5 perempuan, dan 3 bagian tubuh. Foto: REUTERS/Willy Kurniawan
Agam menjadi salah satu daerah yang terkena dampak banjir paling parah di Sumatera Barat. Polisi mengatakan mereka telah mengidentifikasi 235 jenazah, sementara 24 sisanya belum diklaim oleh keluarga mereka setelah ditemukan lebih dari seminggu sejak bencana terjadi pada akhir November. Foto: dok. Istimewa
Hingga Rabu (10/12), jumlah korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang disebabkan oleh siklon mencapai 967 jiwa.Β SementaraΒ 262 orang masih hilang, menurut data resmi. Foto: dok. Istimewa
