Di Malaga, Spanyol, para arkeolog menemukan makam kuno berusia sekitar 5.000 tahun yang menyimpan berbagai artefak berharga dari masa prasejarah. Makam tersebut diyakini berasal dari periode Neolitik.
Dikutip detikInet, penemuan itu menarik perhatian para ilmuwan karena kondisi makam yang masih cukup terjaga. Di dalamnya ditemukan berbagai benda kuno yang diduga terkait dengan ritual pemakaman masyarakat pada masa itu.
Struktur makam tersebut cukup besar. Panjangnya mencapai sekitar 12,8 meter, menjadikannya salah satu struktur pemakaman prasejarah yang cukup mencolok di kawasan tersebut. Para peneliti menduga makam ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemakaman, tetapi juga sebagai lokasi ritual bagi komunitas yang hidup ribuan tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam makam, para arkeolog menemukan berbagai artefak kuno, mulai dari benda-benda dekoratif hingga perlengkapan yang kemungkinan digunakan dalam upacara pemakaman. Temuan ini memberikan petunjuk tentang bagaimana masyarakat prasejarah memperlakukan orang yang meninggal dan kepercayaan yang mereka anut.
Peneliti prasejarah dari University of Cadiz yang memimpin proyek penelitian itu, Eduardo Vijande Vila mengatakan kondisi makam yang masih terjaga membuatnya sangat penting bagi studi arkeologi. "Potensi sebenarnya dari struktur ini terletak pada kondisi pelestariannya yang luar biasa," ujar Vijande Vila dikutip Popular Mechanics, Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan kondisi tersebut memungkinkan para peneliti untuk mempelajari kehidupan masyarakat prasejarah secara lebih rinci. "Ini memberi kami kesempatan untuk memahami gaya hidup dan kepercayaan masyarakat pada masa itu," jelasnya.
Mereka juga menilai beberapa artefak yang ditemukan kemungkinan berasal dari bahan yang tidak mudah didapat di lokasi tersebut. Hal itu menimbulkan dugaan bahwa komunitas yang membangun makam ini mungkin sudah memiliki jaringan pertukaran atau perdagangan dengan kelompok lain.
Tak hanya itu, ukuran makam yang besar menunjukkan tempat itu kemungkinan memiliki makna penting bagi masyarakat setempat, baik secara sosial maupun spiritual.
Mereka masih melanjutkan penelitian di lokasi tersebut. Mereka berharap temuan ini dapat membuka lebih banyak informasi tentang kehidupan, budaya, dan tradisi masyarakat yang hidup sekitar 5.000 tahun lalu.
Baca selengkapnya di sini.
(sun/aau)
