Stok Melimpah, Bulog Usul Beras Jadi Tunjangan untuk ASN

Stok Melimpah, Bulog Usul Beras Jadi Tunjangan untuk ASN

Retno Ayuningrum - detikKalimantan
Rabu, 20 Mei 2026 10:00 WIB
rice
Foto: iStock
Balikpapan -

Perum Bulog menyampaikan bahwa jumlah stok cadangan beras pemerintah (CBP) tengah melimpah, mencapai 5,37 juta ton. Untuk itu, Bulog mengusulkan agar stok tersebut dapat dijadikan tunjangan beras atau natura bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) serta TNI/Polri.

Dikutip dari detikFinance, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mendorong agar penyaluran beras dalam dua saluran utama dapat ditambahkan. Adapun dua saluran utama tersebut yakni melalui pasar umum (4,3 juta ton) dan pasar khusus (1,3 juta ton).

"Untuk pasar umum ini kami usulkan kalau diizinkan, kami saran untuk kebutuhan ASN, TNI Polri, dan dalam bentuk Natura sekitar 2,8 juta ton per tahun," ujar Rizal dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bulog juga mengusulkan penyaluran beras sebagai bahan baku dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 1,5 juta ton per tahun. Untuk saat ini, beras yang digelontorkan Bulog untuk program tersebut sebesar 1 juta ton.

Sementara itu, untuk pasar khusus, Rizal menyarankan adanya penambahan penyaluran bantuan pangan sebanyak 4 alokasi sebesar 1,3 juta ton. Dengan begitu, total penyaluran bantuan pangan pada 2026 bisa mencapai 1,9 juta ton.

"Penyaluran tersebut direncanakan pada Agustus sampai dengan November 2026 kepada 33,5 juta penerima bantuan pangan menggunakan data alokasi Februari 2026," tambahnya.

Bulog melaporkan realisasi penyaluran beras SPHP sebesar 235.815 ton, bantuan pangan sebesar 216.808 ton, untuk penanggulangan bencana alam atau keadaan darurat 11.295 ton dan golongan anggaran 29.064 ton. Selain penyaluran beras untuk MBG sebesar 1 juta ton, Bulog juga menyuplai untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sebesar 233 ton.

Baca selengkapnya di sini.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads