Lukisan SBY Dibeli Raja Batu Bara Rp 6,5 M, Ini Sosoknya

Lukisan SBY Dibeli Raja Batu Bara Rp 6,5 M, Ini Sosoknya

Anisa Indraini - detikKalimantan
Kamis, 19 Feb 2026 17:59 WIB
Lukisan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilelang laku sebesar Rp 6,5 miliar oleh pengusaha Low Tuck Kwong.Β (Adhfar/detikcom)
Lukisan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilelang laku sebesar Rp 6,5 miliar oleh pengusaha Low Tuck Kwong. Foto: Adhfar/detikcom
Jakarta -

Lukisan kuda api bikinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilelang dan terjual dengan harga Rp 6,5 miliar. Pemenang lelang adalah pengusaha nasional, Low Tuck Kwong yang dikenal sebagai raja batu bara Indonesia.

Lukisan tersebut secara simbolis diserahkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada perwakilan Low Tuck Kwong dalam peringatan Imlek Demokrat 2026.

"Rp 6,5 miliar dari Dato Low dari Bayan Resources. 3, 2, 1, kita tutup. Congratulations Dato Low," kata Ketua BPOKK Partai Demokrat Ossy Dermawan saat memandu lelang di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (18/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikFinance, Low Tuck Kwong adalah orang terkaya keempat di Indonesia dan ke-116 di dunia saat ini. Sumber kekayaannya utamanya berasal dari bisnis batu bara.

Menurut data Real Time Net Worth Forbes, Kamis (19/2/2026), Low Tuck Kwong memiliki kekayaan sebesar US$ 20,4 miliar atau setara Rp 344,78 triliun (kurs Rp 16.901).

Low Tuck Kwong adalah pendiri dari perusahaan batu bara bernama PT Bayan Resources Tbk. Pria 77 tahun itu juga memiliki perusahaan energi terbarukan Singapura, bernama Metis Energy yang sebelumnya dikenal sebagai Manhattan Resources.

Lahir di Singapura, Low Tuck Kwong saat ini telah menetap dan menjadi warga negara Indonesia (WNI). Ia mengawali kariernya dengan bekerja pada perusahaan konstruksi milik ayahnya di Singapura saat masih remaja, kemudian tahun 1972 pindah ke Indonesia untuk mencari kesempatan lebih besar.

AHY menjelaskan lukisan tersebut dibuat dengan semangat transformasi untuk Indonesia semakin damai. Hasil lelang akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera, utamanya kaum Tionghoa.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads