Prabowo Sebut Mesir-Rusia Minta Dipasok Sawit: Kami Mohon Indonesia

Nasional

Prabowo Sebut Mesir-Rusia Minta Dipasok Sawit: Kami Mohon Indonesia

Tim detikFinance - detikKalimantan
Senin, 02 Feb 2026 17:30 WIB
Mantri BRI Awang mengendarai sepeda motor menembus hutan sawit, Jagoi Babang, Kalimantan Barat, Selasa (6/9/2022). Mulanya Awang bekerja sebagai teller, lalu menjadi customer service, bagian agen Brilink dan kini ia dipercaya bertugas menjadi mantri.
Ilustrasi hutan sawit Kalimantan. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menilai kelapa sawit merupakan komoditas strategis di pasar dunia. Bahkan dia mengklaim para pemimpin negara memohon agar Indonesia memasok sawit ke negara mereka.

Hal ini ini Prabowo sampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di SICC Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Prabowo mengatakan banyaknya minat pada sawit dikarenakan dapat diolah menjadi beraneka produk turunan.

"Karena kelapa sawit itu tidak hanya untuk minyak goreng. Saya ke dunia, keliling-keliling, hampir semua pemimpin negara minta ke saya. 'Kami mohon Indonesia, tolonglah suplai kelapa sawit, cpo'. Saya ke Mesir, saya ke Pakistan, saya ke Rusia, Belarus, di mana-mana tolong kelapa sawit, tolong kelapa sawit. Artinya it is very strategic commodity," jelas Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena dari kelapa sawit kita punya puluhan derivatif, cat dinding butuh kelapa sawit, makanan, roti harus pakai minyak kelapa sawit, dan nanti minyak kelapa, dan sebagainya. Sabun berapa miliar rakyat dunia harus mandi tiap hari, kecuali yang malas mandi," sambung Prabowo.

Selain itu, Prabowo menegaskan, Indonesia akan bebas impor solar dengan menggunakan bahan campuran solar dengan kelapa sawit.

"Tapi yang lebih utama dari kelapa sawit bisa bikin solar. Jadi kita nanti biodiesel, biosolar akan buat kita bebas dari ketergantungan luar. Yang mau pakai bensin terus silahkan, ya orang kaya bayar saja harga dunia, tapi rakyat kita bisa hidup dengan solar," ujarnya.

Prabowo juga menyinggung soal potensi kelapa sawit sebagai bahan baku avtur. Nantinya kata Prabowo, RI bakal jadi produsen avtur terbesar di dunia.

"Pesawat terbang avtur kita nanti produsen avtur yang terbesar di dunia. Bahkan saudara-saudara limbahnya kelapa sawit, jelantah itu bahan untuk avtur, sehingga maaf bangsa-bangsa lain, saya tutup, saya larang ekspor limbah kelapa sawit, ekspor jelantah. Harus untuk kepentingan untuk. Indonesia dulu," terangnya.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads