Serba-serbi Kapal DLU: Sejarah, Rute, Tarif, hingga Cara Pesan Lewat Aplikasi

Serba-serbi Kapal DLU: Sejarah, Rute, Tarif, hingga Cara Pesan Lewat Aplikasi

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Rabu, 14 Jan 2026 16:30 WIB
Ilustrasi Kapal DLU.
Foto: Website PT DLU
Samarinda -

Buat masyarakat Indonesia yang berada di negara kepulauan, kapal laut jadi salah satu moda transportasi yang banyak digunakan untuk berpindah dari satu pulau ke pulau lain. Lebih dari itu, kapal laut juga menjadi moda untuk distribusi logistik, mobilitas, sampai penggerak ekonomi daerah, semuanya sangat bergantung pada kapal.

Salah satu nama yang cukup sering terdengar dalam dunia pelayaran nasional adalah kapal DLU. Nah, masih banyak yang bertanya-tanya: apa itu kapal DLU? milik siapa? rutenya ke mana saja? dan bagaimana cara naiknya? Simak artikel ini yang akan membahas serba-serbi kapal DLU secara lengkap.

Sejarah PT DLU (Dharma Lautan Utama)

PT Dharma Lautan Utama (DLU) merupakan perusahaan pelayaran nasional yang berdiri pada tahun 1976. Perusahaan ini didirikan oleh H. Soetjipto, dilatarbelakangi karena melihat besarnya kebutuhan transportasi laut antarpulau di Indonesia, terutama untuk wilayah timur dan jalur strategis seperti Jawa-Kalimantan-Sulawesi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak awal berdiri, PT DLU fokus pada angkutan penumpang, angkutan kendaraan (truk, mobil, motor), serta logistik dan barang.

Seiring waktu, DLU berkembang menjadi salah satu operator kapal penumpang dan Ro-Ro (Roll-on Roll-off) terbesar di Indonesia, dengan jaringan pelayaran yang luas dan armada yang terus diperbarui.

Apa Itu Kapal DLU?

Kapal DLU adalah sebutan umum untuk kapal-kapal yang dioperasikan oleh PT Dharma Lautan Utama. Mayoritas kapal DLU merupakan kapal jenis Ro-Ro (Roll-on Roll-off) dan kapal penumpang yang dirancang untuk melayani angkutan.

Melalui sistem ini, penumpang dapat naik kapal bersamaan dengan kendaraan yang langsung masuk ke dalam dek kapal, sementara barang dan logistik turut diangkut dalam satu perjalanan. Model pelayaran seperti ini menjadikan kapal DLU sangat efektif untuk mobilitas orang sekaligus distribusi barang antarpulau.

Secara karakteristik, kapal DLU memiliki dek khusus untuk kendaraan, dilengkapi dengan fasilitas kabin penumpang, serta mampu melayani pelayaran jarak menengah hingga jarak jauh.

Kapal-kapal ini banyak digunakan pada lintasan antarpulau besar di Indonesia, terutama pada rute yang menghubungkan pusat-pusat ekonomi dan logistik, sehingga perannya sangat penting dalam mendukung konektivitas wilayah kepulauan.

Kapal DLU Milik Siapa?

Kapal DLU dimiliki dan dioperasikan oleh PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang merupakan perusahaan pelayaran swasta nasional, bukan BUMB. Meskipun begitu, peran DLU dalam sistem transportasi laut Indonesia sangat penting.

Perusahaan ini menjadi mitra penting pemerintah dalam menjaga dan memperkuat konektivitas antarpulau, khususnya di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada jalur laut.

Ada Berapa Kapal DLU?

Hingga beberapa tahun terakhir, PT DLU mengoperasikan lebih dari 40 unit kapal yang terdiri dari:

  • Kapal Ro-Ro penumpang
  • Kapal Ro-Ro logistik
  • Kapal ferry antarpulau

Jumlah armada pun dapat berubah seiring penambahan kapal baru, peremajaan armada, serta penyesuaian kebutuhan rute.

Rute Kapal DLU?

Salah satu kekuatan utama DLU adalah jaringan rutenya yang luas, berikut rutenya:

  • Surabaya - Banjarmasin
  • Surabaya - Balikpapan
  • Surabaya - Samarinda
  • Surabaya - Batulicin
  • Surabaya - Lombok (Lembar)
  • Surabaya - Kupang
  • Surabaya - Ende
  • Surabaya - Maumere
  • Surabaya - Waingapu
  • Semarang - Kumai
  • Semarang - Sampit
  • Gresik - Bawean
  • Makassar - Baubau
  • Makassar - Selayar
  • Makassar - Palu
  • Makassar - Parepare
  • Bali (Benoa) - Lombok
  • Bali (Benoa) - Labuan Bajo
  • Pontianak - Surabaya

Jam Operasional Kapal DLU?

Kapal DLU tidak beroperasi seperti moda transportasi darat yang memiliki jadwal tetap, melainkan mengikuti jadwal pelayaran yang telah ditentukan.

Umumnya, keberangkatan kapal DLU tersedia beberapa kali dalam seminggu, dengan jam keberangkatan yang berbeda-beda pada setiap rute. Waktu tempuh pelayaran pun bervariasi, mulai dari sekitar 12 jam hingga lebih dari 24 jam, bergantung pada jarak antar pelabuhan, jenis kapal, serta kondisi cuaca dan laut.

Untuk memastikan jadwal terbaru, penumpang disarankan memantau informasi resmi yang diumumkan oleh DLU. Jadwal pelayaran biasanya dipublikasikan melalui website resmi PT Dharma Lautan Utama, akun media sosial resmi DLU, serta aplikasi pemesanan tiket lainnya.

Aplikasi Kapal DLU di HP?

Untuk memudahkan penumpang, PT DLU telah menyediakan aplikasi pemesanan tiket kapal bernama DLU Ferry yang bisa diunduh melalui Appstore maupun PlayStore.

Melalui DLU Ferry, pengguna bisa denvan mudah mengakses berbagai layanan. Aplikasi ini memungkinkan penumpang untuk mengecek jadwal kapal, memesan tiket penumpang, serta melakukan pemesanan tiket kendaraan secara praktis.

Selain itu, pengguna juga dapat melihat tarif terbaru sesuai rute yang dipilih dan memperoleh informasi pelabuhan serta jadwal keberangkatan secara real time.

Di luar aplikasi resmi, tiket kapal DLU juga tetap dapat dibeli melalui berbagai aplikasi perjalanan lain. Penumpang dapat melakukan pembelian melalui agen resmi, langsung di loket pelabuhan, maupun melalui platform penjualan tiket tertentu yang telah bekerja sama dengan DLU.

Berapa Tarif Kapal DLU?

Tarif kapal DLU bervariasi karena dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti rute pelayaran, kategori penumpang (dewasa atau anak-anak), jenis kendaraan yang dibawa (motor, mobil, hingga truk), serta kelas kabin penumpang yang dipilih.

Semakin jauh jarak pelayaran dan semakin besar kendaraan yang diangkut, maka tarif yang dikenakan pun akan menyesuaikan.

Sebagai gambaran, harga tiket penumpang kapal DLU berada di kisaran ratusan ribu rupiah, tergantung rute dan fasilitas kabin. Untuk kendaraan, tarif dihitung berdasarkan ukuran dan jenisnya, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkut lainnya.

Misalnya pada rute Balikpapan - Surabaya, tarif penumpang dewasa umumnya berada di kisaran Rp300.000-Rp500.000, sementara sepeda motor berada di kisaran Rp600.000-Rp900.000, dan mobil pribadi dapat mencapai Rp2 jutaan atau lebih, tergantung golongan kendaraan dan kapal yang digunakan.

Perlu diperhatikan bahwa harga tiket dapat mengalami perubahan, terutama saat musim ramai seperti mudik Lebaran, libur panjang, atau periode peak season lainnya. Oleh karena itu, untuk memperoleh tarif yang paling akurat dan terbaru, penumpang sangat disarankan mengecek langsung melalui aplikasi DLUFerry dan website resmi.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads