Pengendara Tewas di Bundaran Mercure Pangkalan Bun, Diduga Hindari Motor

Kalimantan Tengah

Pengendara Tewas di Bundaran Mercure Pangkalan Bun, Diduga Hindari Motor

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 25 Okt 2026 14:44 WIB
TKP kecelakaan maut di Bundaran Mercure Pangkalan Bun. (dok istimewa)
Foto: TKP kecelakaan maut di Bundaran Mercure Pangkalan Bun. (dok istimewa)
Kotawaringin Barat -

Kecelakaan maut di Bundaran Mercure, Jalan Pangkunegara, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor, Minggu (25/10/2026) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu juga menyebabkan seorang penumpang mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia berinisial MR. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Sultan Imanuddin Pangkalan Bun akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, penumpangnya berinisial K mengalami luka pada bagian mulut.

Kasat Lantas Polres Kobar AKP Sugeng menjelaskan, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha MX King berwarna hitam tanpa nomor registrasi yang dikendarai MR dengan memboncengkan K.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berdasarkan keterangan anggota, sepeda motor itu sebelumnya melaju dari arah Jalan Ahmad Yani menuju Jalan Pangkunegara. Saat tiba di Bundaran Mercure, pengendara berusaha menghindari sepeda motor lain yang berada di jalurnya," ujarnya, Minggu (25/10/2026).

Manuver tersebut diduga membuat pengendara kehilangan kendali hingga sepeda motor terjatuh.

"Akibatnya, MR mengalami luka-luka dan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit," imbuhnya.

Di sisi lain, seorang warga Kelurahan Baru bernama Aldi mengaku melihat sekelompok anak muda yang diduga melakukan balap liar di kawasan tersebut sebelum kejadian. Ia juga menyebut sempat melihat kerumunan orang di sekitar kelompok itu.

Kesaksian tersebut memunculkan dugaan adanya aktivitas balap liar di sekitar lokasi kecelakaan. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan kelompok tersebut terlibat langsung dalam insiden yang menewaskan MR.

Keterangan kepolisian menyebut pengendara terjatuh setelah berusaha menghindari sepeda motor lain. Karena itu, dugaan balap liar belum dapat dipastikan sebagai penyebab kecelakaan dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan besarnya risiko berkendara pada dini hari, terlebih jika pengendara melakukan manuver mendadak atau menghadapi situasi lalu lintas yang tidak terduga.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads