Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), menjadi sorotan lewat gelaran tinju profesional Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026). Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin hingga kreator konten Marcellos, yang akrab disapa Cellos, menyampaikan apresiasi atas gelaran yang menghadirkan duel internasional tersebut.
Ajang yang dipersembahkan Daud Yordan Promotion itu menghadirkan pertarungan petinju Indonesia Daud Yordan melawan petinju Filipina Ador Torres. Gelaran ini juga dinilai menjadi momentum untuk mendorong perkembangan tinju profesional di Indonesia.
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin mengapresiasi penyelenggaraan pertandingan tersebut. Dia berharap ajang seperti ini dapat mendorong kemajuan tinju Tanah Air dan menghadirkan pertandingan berkualitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini merupakan acara spektakuler. Selamat kepada Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Makin hari dunia tinju Indonesia semakin berkembang," ujar Sultan, Sabtu (10/10/2026) malam.
Menurutnya, pertandingan berskala besar dapat memperkuat eksistensi tinju Indonesia sekaligus membuka ruang bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Dukungan serupa disampaikan Ketua HFX, Yandi, yang hadir mewakili pendiri HFX Group, Sutopo Widodo. Dia mengaku bangga dapat menjadi bagian dari penyelenggaraan Back to Champion 2026.
"Saya mewakili Bapak Sutopo Widodo, founder HFX Group. Kami bangga dan terhormat menjadi bagian dari event bersejarah dan spektakuler ini," kata Yandi.
Dia berharap kolaborasi dalam penyelenggaraan ajang olahraga profesional dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia tinju Indonesia.
Sementara itu, Cellos mengaku memiliki ikatan emosional dengan Kalimantan Barat. Ibunya berasal dari Mempawah sehingga kehadirannya di Pontianak terasa seperti pulang ke kampung halaman.
"Keren banget. Saya merasa terhormat, tanah kelahiran ibu saya di Mempawah. Pulang kampung lagi. Tepuk tangan buat kalian semua," ucap Cellos di hadapan penonton.
Cellos juga menyampaikan apresiasi kepada Daud Yordan Promotion dan para penggemar tinju yang ikut memeriahkan acara tersebut.
"Hari ini kita akan menonton pertandingan spektakuler. Terima kasih Bion Mania, Daud Yordan Promotion. Saya happy, I love you semuanya untuk masyarakat Kota Pontianak dan Kalimantan Barat," katanya.
Kehadiran sejumlah tokoh nasional dan figur publik itu menambah semarak Back to Champion 2026. Gelaran tersebut sekaligus membawa Pontianak menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan tinju profesional yang mempertemukan petinju Indonesia dan Filipina.
Dukungan yang mengalir diharapkan menjadi dorongan bagi perkembangan tinju nasional, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak atlet Indonesia untuk tampil dan berprestasi di level internasional.
