Pihak perusahaan Kapal Virgo Transport 8 berjanji akan mengupayakan operasi pengangkatan kapal atau salvage bisa dilaksanakan pada bulan ini. Saat ini pelaksanaan tersebut masih tertunda, diketahui karena adanya data yang belum terlengkapi.
Juru bicara PT Virgo Karya Shipping (VKS), Simson Rihi mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terus berkomunikasi dengan pihak asuransi P&I untuk kelengkapan data yang dibutuhkan.
"Kami upayakan untuk diselesaikan kelengkapan datanya, insyaAllah bisa bulan ini, kami usahakan," ujar Simson, Sabtu (3/10/2026) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simson menjelaskan bahwa prosedur untuk mengungkap mitra yang akan menangani salvage belum bisa disebutkan. Karena saat ini, pihaknya masih menunggu kelengkapan data dan proses tandatangan bersama mitra.
"Belum bisa diungkapkan siapa mitranya karena belum ada penandatanganan. InsyaAllah dalam beberapa hari ke depan dilaksanakan tanda tangan," sebut Simson.
Sementara untuk mitra lokal yang dipilih oleh asuransi kini telah disebutkan, yakni Jasalindo yang akan menangani Salvage KM Virgo. Simson mengakui perusahaan kapal terus menekan pihak asuransi terkait pelaksanaan Salvage ini.
"Kami juga terus menekan pihak asuransi P&I, semoga bisa segera dilakukan penyelesaian administrasi tanda tangan dan bisa dilaksanakan salvage segera," katanya.
Sementara itu, Kepala KSOP Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan telah menegur PT Virgo untuk segera melaksanakan salvage. Hal itu diakuinya telah disampaikan kepada pihak perusahaan.
Kendati demikian, Kemenhub tidak bisa menentukan berapa lama pelaksanaan Salvage ini berlangsung. Sebab, segala hal terkait Salvage merupakan kewenangan pihak kapal, asuransi dan mitra.
"Kementerian Perhubungan hanya bisa menegur dan memerintahkan segera. Seluruhnya tergantung ke pihak asuransi mengenai berapa lama operasi salvagenya ini," tutup Heri.
