Petugas Kebersihan Kobar Tetap Kerja Walau Asap Karhutla Sesakkan Dada

Petugas Kebersihan Kobar Tetap Kerja Walau Asap Karhutla Sesakkan Dada

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Sabtu, 03 Okt 2026 17:00 WIB
Petugas kebersihan menyapu jalan pada Sabtu (3/10/2026) pagi
Petugas kebersihan menyapu jalan pada Sabtu (3/10/2026) pagi/Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan
Kotawaringin Barat -

Kepungan asap karhutla tidak menghentikan aktivitas petugas kebersihan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Di tengah kondisi udara yang pekat, mereka tetap menjalankan tugas membersihkan lingkungan.

Salah seorang petugas kebersihan, Ina Susanti (55), mengaku tetap bekerja meski kondisi tubuhnya sedang tidak sehat. Baginya, pekerjaan tersebut tetap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Walau kondisi saya sedang sakit, tetap bekerja. Asap karhutla bukan halangan. Yang jadi penghalang kalau kami tidak punya penghasilan," kata Ina, Sabtu (3/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ina mengatakan kondisi asap pada Sabtu (3/10/2026) pagi terasa cukup pekat. Saat menjalankan aktivitas di luar ruangan, ia mengaku merasakan sesak pada bagian dada.

"Asap pagi ini begitu pekat, dada sampai sesak," ujarnya.

Meski menghadapi kondisi tersebut, Ina bersama petugas kebersihan lainnya tetap melanjutkan pekerjaan. Mereka harus berada di luar ruangan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga.

Kondisi itu menggambarkan tantangan yang dihadapi pekerja lapangan ketika kabut asap karhutla menyelimuti wilayah Kobar. Aktivitas pekerjaan tetap berjalan, sementara paparan asap menjadi salah satu risiko yang harus dihadapi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kobar Syahyani mengimbau para petugas kebersihan agar memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama bekerja di tengah kondisi udara yang dipengaruhi asap karhutla. Syahyani meminta petugas kebersihan yang bekerja di lapangan untuk selalu menggunakan masker sebagai salah satu upaya perlindungan saat menjalankan tugas.

"Petugas kebersihan agar selalu menggunakan masker apabila bekerja," ujar Syahyani.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat sebagian besar aktivitas petugas kebersihan dilakukan di ruang terbuka. Sehingga mereka berhadapan langsung dengan kondisi udara di lingkungan kerja.

Di tengah kepungan asap, para petugas tetap berupaya menjalankan tanggung jawabnya. Namun, penggunaan masker dan perhatian terhadap kondisi kesehatan menjadi hal penting selama aktivitas di luar ruangan.

"Kondisi tersebut menjadi perhatian karena karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan dan jarak pandang, tetapi juga memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk para pekerja yang setiap hari harus beraktivitas di ruang terbuka," pungkasnya.



(sun/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads