Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), rutin merawat dan memangkas pohon tua di ruas jalan utama. Upaya tersebut untuk mengantisipasi pohon tumbang.
Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan langkah ini dilakukan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan angin kencang. Diprediksi akan terjadi pada akhir November atau Desember 2026 mendatang.
"Memang belum ada turun hujan, tapi kita sedang melakukan perawatan pohon di jalan utama atau jalur protokol kota. Itu dalam mengantisipasi hujan yang kemungkinan terjadi di November akhir atau Desember," ujarnya, Kamis (1/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DLH bergerak cepat dengan menerjunkan petugas yang dibagi menjadi dua tim. Petugas mulai menyasar kawasan Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara.
"Dua tim kita bagi di Balikpapan Utara dan Balikpapan Timur. Jadi sepanjang Teritip, kemudian ke kota, hingga perbatasan Kutai Kartanegara (Kukar)," kata Sudirman.
Selain itu, penyisiran akan berfokus ke kawasan Pelabuhan Semayang. Pohon tua di area vital tersebut nantinya juga akan diganti atau dilakukan peremajaan.
"Pohon-pohon yang rimbun kita pangkas, kemudian yang sudah tua atau perlu diganti itu kita tebang. Karena di sana (Pelabuhan Semayang) daerah rawan dan merupakan kawasan vital," tuturnya.
Sudirman menegaskan pemangkasan pohon di jalur protokol menjadi kegiatan rutin petugas di lapangan. Perawatan dan pemangkasan tersebut dilakukan setiap hari kerja.
"Tugas kami adalah menjaga dan merawat pohon-pohon di jalan protokol utama, jalan yang dilintasi kendaraan. Itu petugas ditugaskan mulai dari hari Senin sampai Jumat," ucapnya.
Tak hanya melakukan perawatan di jalur protokol, DLH Balikpapan juga melayani permintaan pemangkasan pohon di kawasan permukiman warga. Layanan tersebut dijadwalkan khusus pada akhir pekan.
"Kalau ada warga yang minta tolong itu kami sediakan waktu khusus di hari Sabtu dan Minggu. Kenapa weekend? Supaya warga bisa ikut menyaksikan bagaimana prosesnya di lapangan," pungkasnya.
