Seekor lutung merah atau kelasi ditemukan dalam kondisi terluka di tepi jalan raya wilayah Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin (28/9/2026). Satwa liar tersebut ditemukan dengan luka pada kedua kakinya.
Kondisinya diduga akibat tertabrak kendaraan ketika hendak menyeberangi jalan. Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, mengatakan petugas menerima informasi mengenai keberadaan lutung merah tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.
Informasi awal diterima dari seorang wartawan yang mendapatkan laporan warga melalui media sosial. Petugas kemudian menghubungi warga yang pertama kali mengunggah informasi tersebut untuk memastikan lokasi dan kondisi satwa. Dari keterangan warga bernama Arlan, lutung merah tersebut ditemukan berada di tepi jalan raya dalam kondisi mengalami luka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lutung terluka di kedua kaki, kemungkinan besar tertabrak mobil atau truk saat mau menyeberang jalan," kata Muriansyah, Selasa (29/9/2026).
Lokasi penemuan satwa juga menjadi perhatian karena berada di sekitar areal bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi habitat di sekitar lokasi menjadi salah satu hal yang diperhatikan dalam penanganan satwa tersebut.
"Setelah laporan diterima, lutung merah itu kemudian dievakuasi oleh komunitas atau aktivis pecinta satwa liar dan lingkungan dari Sampit," ujarnya.
Satwa tersebut dibawa menuju Kota Sampit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. BKSDA memastikan kondisi lutung terlebih dahulu sebelum menentukan langkah berikutnya.
"Yang utama saat ini pengecekan kondisi dan pengobatan dulu," ujar Muriansyah.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui tingkat luka yang dialami lutung sekaligus memastikan kondisi satwa stabil. Setelah itu, petugas akan menentukan penanganan lanjutan sesuai kondisi medis dan hasil pemeriksaan.
"Penemuan ini kembali menunjukkan risiko yang dihadapi satwa liar ketika harus beraktivitas atau melintas di sekitar kawasan yang telah mengalami perubahan habitat, termasuk wilayah yang terdampak karhutla," pungkasnya.
