Kendala yang dihadapi tim SAR gabungan di lapangan dalam proses pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 masih bergantung pada cuaca. Hingga hari kesebelas pencarian, cuaca di lapangan masih belum stabil.
"Terkait kendala yang dialami di lokasi kejadian semata-mata karena cuaca. Kendala teknis, personal, dan peralatan sampai sekarang itu tidak ada," ujar Kepala SAR Mission Coordinator (SMC) Banjarmasin, I Putu Sudayana, Rabu (24/9/2026) malam.
Putu Sudayana menjelaskan, kendala yang dihadapi tim ialah arus laut yang dapat berubah setiap saat. Sebab, operasi penyelaman bergantung pada kondisi kecepatan arus di bawah laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arus laut berubah setiap saat, hanya itu kendalanya," sebut Putu.
Sehingga, tim penyelam dan SAR gabungan berusaha memaksimalkan pencarian di sela arus laut sedang tenang. Proses evakuasi pun berlangsung cukup singkat, namun langsung menyasar titik-titik yang sudah dipetakan sebelumnya.
"Sehingga ada jeda arus laut tenang, waktu itu yang dimanfaatkan tim penyelam gabungan untuk proses evakuasi," katanya.
Sehingga dari proses singkat evakuasi, pada hari kesebelas tim SAR gabungan berhasil menemukan sembilan korban di sekitar badan Kapal Virgo. Hasil tersebut adalah buah dari usaha tim gabungan dalam melakukan proses evakuasi di lapangan.
Adapun dengan penambahan sepuluh jenazah yang terevakuasi, maka menambah jumlah korban KM Virgo yang berhasil ditemukan. Hingga Rabu (23/9) malam, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 136 orang, dengan rincian 108 selamat dan 28 meninggal dunia.
