Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) di Kabupaten Paser rencananya digelar sekitar dua bulan lagi. Namun Pemkot Samarinda mengaku belum menerima keputusan resmi cabang olahraga (cabor), nomor pertandingan, hingga technical handbook sebagai dasar menyiapkan kontingen.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin mengatakan informasi mengenai 64 cabor yang akan dipertandingkan baru diterima secara lisan. Pihaknya bersama KONI Samarinda masih menunggu surat keputusan resmi untuk memastikan persiapan menuju Porprov pada 14-27 November 2026.
"Secara lisan kan sudah disampaikan 64 cabang olahraga. Tapi kami menunggu surat keputusan," ujar Muslimin kepada detikKalimantan, Sabtu (19/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepastian cabor dan nomor pertandingan dibutuhkan untuk menghitung jumlah kontingen yang akan diberangkatkan Samarinda. Jumlah tersebut nantinya juga menjadi dasar menghitung kebutuhan anggaran atlet dan pelatih selama mengikuti Porprov.
"Berapa banyak cabang olahraga, berapa banyak nomor tanding, berapa banyak atlet yang kami berangkatkan ke sana, berapa banyak pelatih. Kalau itu belum final, kami belum bisa apa-apa," katanya.
Selain keputusan cabor, Muslimin mengatakan daerah juga belum menerima technical handbook atau buku panduan teknis pertandingan. Padahal, dokumen tersebut idealnya sudah diterima sekitar tiga bulan sebelum Porprov digelar.
"Technical handbook itu menyangkut susunan kepanitiaan, cabang olahraga, nomor tanding, kapan pelaksanaannya, venue-nya di mana. Itu tercantum di technical handbook," jelasnya.
Muslimin menilai kepastian tersebut semakin mendesak lantaran pelaksanaan Porprov hanya tersisa sekitar dua bulan. Keterlambatan penetapan teknis dikhawatirkan berdampak terhadap persiapan daerah hingga pelaksanaan pertandingan.
"Kalau molor satu minggu, dua minggu kita enggak bisa apa-apa. Salah-salah bisa batal pertandingan Porprov," ucap Muslimin.
Kendati demikian, Muslimin memastikan Samarinda tetap mempersiapkan diri untuk mengikuti Porprov VIII Kaltim. Kontingen Samarinda disebut siap bertanding setelah seluruh ketentuan resmi ditetapkan.
"Pada prinsip paling utama, kontingen Samarinda siap untuk bertanding. Kontingen Samarinda siap untuk bertanding," tutur Muslimin.
Sebelumnya, KONI Kaltim menargetkan finalisasi jumlah cabor Porprov VIII Paser rampung pada awal Agustus 2026. Saat itu, sebanyak 64 cabor diupayakan seluruhnya dapat dipertandingkan, meski sempat muncul wacana hanya sekitar 50 cabor yang masuk dan 14 lainnya terancam dicoret.
Ketua Harian KONI Kaltim, Nidya Listiyono saat itu mengatakan pembahasan masih dilakukan bersama Panitia Besar (PB) Porprov. Keterbatasan anggaran dan kesiapan venue disebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pembahasan jumlah cabor.
"Kita menuju finalisasi terkait jumlah cabor. Kita sudah berkomunikasi dengan PB Porprov dan awal Agustus nanti kita targetkan sudah ditetapkan. Karena itu, komunikasi terus kita percepat," kata pria yang akrab disapa Tio itu, pada Senin (27/7).
