Tim DVI Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama dengan Polri berhasil mengungkap enam identitas jenazah korban Kapal Virgo kurang dari 24 jam. Seluruh identitas korban kini telah diketahui dan beberapa telah diserahkan kepada keluarga.
Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Nur Hamid mengatakan sinergi kuat antara Polda dan Polri membuat proses identifikasi terhadap enam jenazah bisa dilakukan lebih cepat. Serta, kondisi jenazah yang masih utuh juga menjadi faktor utama dalam keberhasilan ungkap seluruh identitas korban.
"Sinergi baik antara Polri dan Polda Kalsel ini membuat proses identifikasi berjalan dengan lancar dan baik. Serta kita apresiasi untuk seluruh tim yang terlibat dalam proses identifikasi," ujar Hamid, Rabu (16/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamid juga menyampaikan apresiasinya terhadap para personel Polda Kalsel yang turun di lapangan dan terlibat dalam seluruh proses evakuasi korban. Baik itu yang di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, RS Bhayangkara, maupun yang turun dalam proses evakuasi di tengah laut.
Ia ingin, Polri tetap ada di tengah bencana dan hadir di tengah keluarga korban untuk mendampingi dalam proses penyembuhan trauma.
"Kami ingin Polri juga hadir di tengah masyarakat, baik itu dalam proses pencarian maupun penanganan trauma healing. Ini menjadi fokus kita ke depan," tuturnya.
Bahkan, evakuasi korban meninggal dunia yang tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru juga menggunakan Helikopter milik Polri. Sehingga, bantuan terhadap korban Kapal Virgo ini selalu dimaksimalkan setiap harinya.
Diketahui, evakuasi empat korban meninggal dunia yang tiba di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menggunakan dua helikopter milik Basarnas dan Polri. Yakni Helikopter jenis Dauphin AS 365 N3+ (P-3103) milik Polri.
