Basarnas Banjarmasin terus memperbarui data penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi. Terbaru, 22 nama penumpang yang telah dievakuasi diungkapkan kepada keluarga.
Berikut daftar 22 nama penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang berhasil dievakuasi hingga pukul 14.00 Wita:
- Abdul Kholik (Surabaya)
- Anton (Malang)
- Fauzan (Jawa Barat)
- Haryono (Semarang)
- Edi Setiyono (Sumatera)
- Difa Saputra (Purbalingga)
- Budi (Surabaya)
- C. Abudin (Jawa Barat)
- Widi (Jawa Barat)
- Agus Munir (Jawa Barat)
- Vepy (Sumenep)
- Fauzi Ardiansyah (Malang)
- Muhammad Vizat (Sidoarjo)
- Boni Fasius (Flores)
- Satya Bagus Saputra (Klungkung)
- Ali (Flores)
- Kurdi (Madura)
- Dede Farandika (Banyuwangi/ABK)
- Hensius Eko (NTT)
- Munawi (Mojokerto)
- Irwan Mujiono (Kediri)
- Paeman (Sidoarjo)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Basarnas Banjarmasin I Putu Sudayana menyebut hingga kini proses pencarian masih terus dilakukan. Bahkan, helikopter milik Basarnas pun diturunkan untuk membantu proses evakuasi para korban.
"Kami upayakan apapun semaksimal mungkin," ujar Sudayana, Minggu (13/9/2026).
Ia menyampaikan data terbaru dari total korban yang berhasil diselamatkan dari kejadian Kapal Virgo, Minggu (13/9). Sebanyak 103 penumpang berhasil dievakuasi.
"Upaya pencarian korban telah kami laksanakan dengan maksimal, hingga pukul 12.00 Wita ada 103 penumpang yang berhasil dievakuasi," kata Sudayana.
Adapun sementara ini, Putu menyampaikan ada satu korban yang meninggal dunia dan berhasil dievakuasi. Hingga kini, pencarian terhadap para korban masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur Tim SAR gabungan.
Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut 243 penumpang hilang kontak. Kapal hilang kontak saat pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin, Minggu (13/9).
Kapal diketahui terakhir berkontak pada pukul 02.00 Wita dan melaporkan cuaca buruk yang dialami saat pelayaran menuju Banjarmasin. Kemudian, tim General Manager PT Virgo melaporkan hal itu kepada Basarnas.
Posisi terakhir kapal diketahui berada di perairan laut Jawa dengan jarak sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin. Tim selanjutnya akan melanjutkan perjalanan menuju lokasi perkiraan posisi terakhir menggunakan KN SAR Laksmana 241, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 5 jam.
