Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kobar, Warga: Semoga Asap Hilang

Kalimantan Tengah

Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Kobar, Warga: Semoga Asap Hilang

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Selasa, 08 Sep 2026 17:39 WIB
Kolase foto hujan di Kotawaringin Barat di tengah karhutla.
Kolase foto hujan di Kotawaringin Barat di tengah karhutla. Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan
Kotawaringin Barat -

Kabar baik datang di tengah kepungan asap dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Sejumlah wilayah mulai diguyur hujan pada Selasa (8/9/2026) siang.

Salah satu wilayah yang mendapat guyuran hujan adalah Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai. Hujan turun cukup deras sehingga membuat warga menyambutnya dengan rasa syukur.

"Alhamdulillah, Sungai Kapitan hujan," kata Soleha, warga setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla. Selain di Sungai Kapitan, hujan juga turun di Desa Pangkalan Dewa. Warga setempat berharap hujan yang mengguyur dapat membantu mengurangi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah.

"Di sini hujan. Semoga asapnya hilang dan karhutla juga berkurang," ujar Rokim, warga Pangkalan Dewa.

Guyuran hujan dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat. Selain membuat udara terasa lebih segar, hujan juga diharapkan mampu membasahi lahan yang kering sehingga potensi api kembali meluas dapat ditekan.

Namun, warga tetap diminta waspada. Hujan yang turun di sejumlah titik belum tentu merata dan belum otomatis mengakhiri ancaman karhutla di seluruh wilayah Kobar. Terlebih, kondisi lahan yang sebelumnya kering membuat potensi munculnya titik api masih harus diantisipasi. Upaya pemantauan dan pemadaman tetap diperlukan apabila masih ditemukan lokasi yang terbakar.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah turut menyampaikan kabar turunnya hujan di sejumlah wilayah Kobar. Dia berharap hujan tersebut membawa dampak positif terhadap kondisi karhutla.

"Sejumlah wilayah sudah diguyur hujan. Semoga hujan ini bisa membantu mengurangi karhutla," ujar Nurhidayah.

Hujan juga diharapkan dapat membantu menekan kepulan asap yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena asap karhutla dapat berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan warga.

Masyarakat pun berharap hujan tidak hanya turun sesaat, tetapi berlanjut dan merata di wilayah-wilayah yang masih terdampak karhutla.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads