Cara Polda Kalteng Jaga Mental Para Pejuang Karhutla

Cara Polda Kalteng Jaga Mental Para Pejuang Karhutla

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Sabtu, 29 Agu 2026 00:00 WIB
Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalteng diterjunkan langsung ke sejumlah posko di Kota Palangka Raya untuk tes penguatan mental, konseling hingga teknik relaksasi kepada personel yang terlibat dalam operasi karhutla. (Dok humas polda)
Foto: Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalteng diterjunkan langsung ke sejumlah posko di Kota Palangka Raya untuk tes penguatan mental, konseling hingga teknik relaksasi kepada personel yang terlibat dalam operasi karhutla. (Dok humas polda)
Palangka Raya -

Berhadapan dengan kobaran api dan kepungan asap dalam waktu berjam-jam bukan pekerjaan mudah. Di balik upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), para petugas juga menghadapi tekanan fisik dan mental yang tidak ringan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Polda Kalimantan Tengah (Kalteng). Guna menjaga kondisi psikologis personel yang berada di garis depan penanganan karhutla, tim psikologi dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalteng diterjunkan langsung ke sejumlah posko di Kota Palangka Raya.

Karo SDM Polda Kalteng, Kombes Pol Adewira Negara Siregar mengatakan, langkah tersebut merupakan instruksi langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim psikologi dikerahkan ke sejumlah posko Karhutla di Kota Palangka Raya. Di lokasi, personel memberikan layanan konseling kepada anggota gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, relawan," ujar Adewira, Jumat (28/8/2026).

Pendampingan dilakukan dengan memberikan penguatan mental, konseling hingga teknik relaksasi kepada personel yang terlibat dalam operasi karhutla.

Menurut Adewira, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan mengerahkan personel dan peralatan untuk memadamkan api. Kondisi psikologis petugas yang setiap hari berhadapan dengan asap, panas, kelelahan dan ancaman meluasnya kebakaran juga perlu mendapat perhatian.

Ia menjelaskan, tekanan selama bertugas di lapangan dapat memicu stres apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, kehadiran tim psikologi diharapkan dapat membantu personel menjaga kondisi mental sekaligus tetap fokus menjalankan tugas.

"Untuk itu, kami dari Psikologi Biro SDM hadir memberikan pendampingan ini agar personel tetap prima saat bertugas," kata Adewira.

Pendampingan tersebut menyasar personel gabungan yang menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Mereka tidak hanya dituntut memiliki ketahanan fisik, tetapi juga kesiapan mental menghadapi situasi lapangan yang dinamis.

Selain itu Kabidhumas Polda Kalteng, Kombes Pol Budi Rachmat menegaskan keselamatan petugas menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

"Para pejuang di garis depan harus kuat secara fisik dan sehat secara mental. Begitu juga masyarakat kita. Penanganan Karhutla harus menyeluruh, mulai dari pemadaman hingga pemulihan psikis," tegas Budi.

Menurutnya, pendampingan psikologis menjadi bagian dari upaya memastikan personel dapat menjalankan tugas secara optimal tanpa mengabaikan kondisi diri mereka sendiri.

"Dengan dukungan tersebut, Polda Kalteng berharap para personel yang berjibaku menangani karhutla tetap mampu bekerja secara maksimal, sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental selama berada di lapangan," pungkasnya.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads