Penanganan Karhutla Diperkuat di 5 Daerah Kalteng

Penanganan Karhutla Diperkuat di 5 Daerah Kalteng

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 24 Agu 2026 12:30 WIB
Kapolda Kalteng Irjan Iwan Kurniawan, Minggu (23/8/2026)
Kapolda Kalteng Irjan Iwan Kurniawan, Minggu (23/8/2026)/Foto: Istimewa
Palangka Raya -

Penanganan karhutla di Kalimantan Tengah (Kalteng) diperkuat melalui Operasi Aman Nusa II. Lima wilayah ditetapkan sebagai prioritas karena dinilai membutuhkan tambahan kekuatan dalam upaya pemadaman.

"Lima daerah tersebut yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), dan Kapuas," ujar Kapolda Kalteng Irjan Iwan Kurniawan, Minggu (23/8/2026).

Kapolda Kalteng mengatakan operasi tersebut digelar bukan karena satuan tugas penanganan karhutla belum terbentuk, melainkan untuk menambah kekuatan di lapangan agar penanganan kebakaran bisa dilakukan lebih maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Walaupun satuan tugas sudah dibentuk, tetapi untuk memperkuat, menambah kekuatan dalam rangka pemadaman kebakaran ini, kita menggelar Operasi Aman Nusa II," ujarnya.

Kondisinya semakin menantang karena sejumlah sumber air mulai mengalami penyusutan. Debit sungai yang menurun membuat tim pemadam harus mencari alternatif sumber air untuk mendukung operasi di lapangan.

"Salah satu solusi yang kini digenjot adalah pembangunan sumur bor. Upaya tersebut dinilai cukup efektif setelah dilakukan uji coba di sejumlah wilayah," kata dia.

"Khusus di Palangka Raya dan Pulang Pisau, sumber air disebut sudah dapat ditemukan pada kedalaman sekitar 10 hingga 20 meter. Air dari sumur bor kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pemadaman," imbuhnya.

Untuk menjangkau lokasi kebakaran yang jauh dari sumber air, petugas menerapkan sistem estafet. Air dari sumur bor dialirkan ke flexible tank, kemudian disedot menggunakan selang menuju titik berikutnya. Jika jaraknya masih terlalu jauh,flexible tank tambahan kembali digunakan hingga air dapat mencapai lokasi kebakaran.

Penguatan sarana tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto disebut akan mengirimkan peralatan untuk pembangunan sumur bor, termasuk mesin pompa air atau Alkon.

Jumlahnya pun cukup besar. Dari bantuan pemerintah pusat, Kalteng diperkirakan akan mendapatkan hampir 1.000 sumur bor.

"Dari bantuan Bapak Presiden, kurang lebih hampir 1.000 yang akan diberikan kepada kami," katanya.

Dengan tambahan personel melalui Operasi Aman Nusa II serta dukungan sumur bor dan peralatan pemadaman, pemerintah dan aparat berharap keterbatasan sumber air di tengah musim kemarau tidak menjadi penghambat dalam mengendalikan karhutla.

Lima wilayah yang menjadi prioritas akan mendapat perhatian lebih, sementara daerah lainnya tetap menjadi bagian dari strategi penanganan secara menyeluruh di Kalteng.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads