Naturalisasi Caleg, Hanura Bidik Kader Partai Lain yang Tak Dapat Ruang

Naturalisasi Caleg, Hanura Bidik Kader Partai Lain yang Tak Dapat Ruang

Ary Nindita - detikKalimantan
Senin, 24 Agu 2026 06:00 WIB
Konsolidasi dan Rapat Teknis Task Force Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), di Hotel Platinum, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/8/2026)
Konsolidasi dan Rapat Teknis Task Force Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), di Hotel Platinum, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/8/2026)Foto: Ary Nindita Intan RS/detikKalimantan
Balikpapan -

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai menyiapkan mesin partai untuk menghadapi Pemilu 2029. Salah satunya merekrut figur potensial dari luar partai melalui strategi naturalisasi calon legislatif (caleg).

Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Perencanaan Partai Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan Hanura akan berkomunikasi dengan sejumlah tokoh di Kalimantan Timur. Pihaknya membuka peluang tokoh senior, hingga figur baru untuk bergabung.

"Kita mengharapkan ada tokoh senior, tokoh muda, ada orang-orang baru yang bergabung di Hanura. Kami juga akan membidik tokoh dari kader partai lain yang belum mendapatkan ruang politik di partainya. Ini ibarat main bola, kami akan mengambil pemain melalui naturalisasi caleg," ujarnya, saat menghadiri Konsolidasi dan Rapat Teknis Task Force, di Hotel Platinum, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Partai dengan visual baru lambang singa ini tidak hanya hadir sebagai peserta dalam pesta demokrasi. Tetapi untuk merebut satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

"Kehadiran Hanura bukan hanya untuk melengkapi sebagai peserta Pemilu pada 2029. Tapi memastikan mesin politik kami siap bertarung untuk mendapatkan satu kursi dari Kaltim bisa tercapai," ucapnya.

Hanura saat ini menargetkan pembentukan pengurus anak cabang (PAC) rampung pada Oktober 2026. Kemudian melanjutkan konsolidasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

"Kami menyiapkan mesin politik sejak awal, semoga semuanya rampung pada pertengahan Oktober 2026. Ini untuk menopang target besar kami di Kaltim pada Pemilu 2029," kata Rio.

Sementara itu, Ketua DPD Hanura Kaltim, Marsidik, menyebut struktur partai diperkuat untuk menghadapi Pemilu 2029. Hanura Kaltim tidak hanya menargetkan pemenuhan kursi legislatif di tingkat Kabupaten/Kota, tetapi juga tingkat Provinsi.

"Partai Hanura yang kemarin berbeda dengan sekarang. Harapan kami bisa memenuhi semua kursi di legislatif kebupaten, kota maupun provinsi. Bahkan kami siap membidik kursi DPR RI apabila ambang batas parliamentary thresholdnya di bawah 4 persen," terangnya.

Selain memperkuat struktur partai, Hanura juga mulai memetakan potensi suara di setiap dapil kota. Targetnya, setiap dapil bisa menyumbangkan satu kursi legislatif.

"Kami tidak muluk-muluk kalau untuk suara, targetnya bagaimana caranya mengkompersis jumlah suara itu untuk mendapatkan paling tidak ada satu kursi di setiap dapil," tutur Ketua DPC Partai Hanura Balikpapan, Syarifuddin Oddang.

Hanura tidak ingin sekadar memenuhi daftar calon legislatif tanpa mempertimbangkan kualitas untuk mendulang suara. Untuk itu, proses penjaringan akan mempertimbangkan kemampuan calon.

"Kami pastikan kualitasnya bagaimana membangun komunikasi politik terhadap masyarakat," pungkasnya.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads