Warga Bungur Kobar 2 Bulan Kekeringan, Kucuran Air Bersih Ringankan Beban

Warga Bungur Kobar 2 Bulan Kekeringan, Kucuran Air Bersih Ringankan Beban

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 23 Agu 2026 09:44 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Barat bergerak menyalurkan bantuan air bersih.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Barat bergerak menyalurkan bantuan air bersih/Foto: Istimewa
Kotawaringin Barat -

Krisis air bersih dirasakan warga Bungur, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Hampir dua bulan tanpa pasokan air yang mencukupi membuat kebutuhan sehari-hari warga ikut terganggu.

Di tengah kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Barat bergerak menyalurkan bantuan air bersih. Selama hampir dua pekan, distribusi dilakukan secara rutin untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.

Penyaluran dilakukan dua kali sehari, yakni pagi dan sore. PMI Kobar juga mengerahkan tim dengan dukungan satu tangki pinjaman dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kobar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Harian PMI Kobar, Safwan, mengatakan distribusi air dilakukan karena air bersih sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat.

"Kita upayakan dengan tenaga yang ada agar bisa tersalurkan ke warga, karena ini salah satu kebutuhan pokok warga Bungur," ujar Safwan, Minggu (23/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, PMI Kobar mendapat dukungan dari sejumlah pihak, mulai dari Damkar, PDAM hingga BPBD Kobar. Pasokan air diambil dari PDAM dan BPBD, sementara armada tangki diperoleh melalui dukungan Damkar.

"Pada penyaluran terbaru di Jalan Pangkalan Bungur, Kelurahan Baru, RT 27, PMI mendistribusikan sebanyak 4.500 liter air bersih dalam lima rit," katanya.

"Bantuan tersebut sedikitnya menjangkau 22 kepala keluarga atau sekitar 85 jiwa. Warga tampak rela mengantre dan membawa wadah masing-masing untuk menampung air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan rumah tangga," imbuhnya.

Bagi warga, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah kondisi kekeringan yang memaksa mereka mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air. Yani Yudawan (46), salah seorang warga Bungur, mengaku sangat terbantu dengan distribusi air dari PMI.

"Alhamdulillah, kita rela antre. Kekeringan ini hampir dua bulan lebih dan kami harus merogoh kocek untuk membeli air di luar sana. Dengan adanya distribusi dari PMI, meringankanlah untuk kita ini," ujarnya.

PMI Kobar memastikan upaya penyaluran air bersih akan terus dilakukan dengan mengoptimalkan tenaga dan armada yang tersedia. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih menghadapi dampak kekeringan.

Warga yang membutuhkan informasi maupun bantuan distribusi air bersih dapat menghubungi Layanan Bantuan PMI Kotawaringin Barat di 0822-5403-3474 atau mendatangi Markas PMI Kobar di Jalan Sutan Syahrir No. 18.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads