Kalimantan Tengah

Udara Palangka Raya Masuk Zona Sangat Tidak Sehat, Ada 132 Kasus ISPA

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 20:52 WIB
Foto: Foto kabut asap di Kota Palangka Raya. (Istimewa)
Palangka Raya -

Kualitas udara di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, hingga berada pada zona 'Sangat Tidak Sehat'. Konsentrasi partikel halus atau Particulate Matter (PM2.5) sempat menembus 290,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Jumat (21/8/2026) pagi.

Berdasarkan dashboard pemantauan kualitas udara, angka tertinggi tersebut tercatat sekitar pukul 06.00 WIB. Kondisi kemudian sempat membaik, namun kembali memburuk beberapa jam berikutnya.

Pada pukul 09.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 234,9 µg/m³. Sementara pada pukul 10.00 hingga 11.00 WIB, angka tersebut turun cukup signifikan hingga 68,7 µg/m³.

Namun, penurunan itu hanya bersifat sementara. Konsentrasi PM2.5 kembali meningkat menjadi 125,7 µg/m³ pada pukul 12.00 WIB dan mencapai 161,6 µg/m³ pada pukul 13.00 WIB.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Chandra, mengatakan konsentrasi PM2.5 terbaru berada di kisaran 162 µg/m³. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya konsentrasi partikel halus di udara.

"Ini menunjukkan konsentrasi partikel halus di udara sedang tinggi dan perlu menjadi perhatian, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan," ujarnya, Jumat sore.

Fluktuasi angka PM2.5 sepanjang Jumat menunjukkan paparan partikel halus di Palangka Raya tidak hanya terjadi dalam waktu singkat. Grafik pemantauan memperlihatkan konsentrasi sempat berada di atas 200 µg/m³, sebelum kembali turun dan kemudian meningkat lagi menjelang siang.

"Dengan konsentrasi 161,6 µg/m³ pada pukul 13.00 WIB, kualitas udara kembali berada dalam kategori "Sangat Tidak Sehat" berdasarkan indikator pada sistem pemantauan.



Simak Video "Video: Karhutla Meluas, Kasus ISPA di Palangka Raya Sentuh Rekor Tertinggi di Kalteng"


(bai/bai)
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork