Tak Ada Lonjakan Kasus ISPA di Balikpapan, tapi Jangan Abaikan 4 Tips Ini!

Tak Ada Lonjakan Kasus ISPA di Balikpapan, tapi Jangan Abaikan 4 Tips Ini!

Ary Nindita - detikKalimantan
Jumat, 21 Agu 2026 19:00 WIB
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati
Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati/Foto: Ary Nindita Intan RS/detikKalimantan
Balikpapan -

Kasus ISPA menjadi perhatian di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Namun, kasus tersebut belum menunjukkan lonjakan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati, menyampaikan ada 832 kasus ISPA. Angka tersebut tercatat sejak awal hingga 21 Agustus 2026.

"Kalau kita lihat dari angka kesakitan 10 penyakit terbesar, memang ISPA ada kecenderungan meningkat di masyarakat. Ini terkait dengan cuaca yang kurang bagus, sehingga angka kesakitan untuk ISPA cukup tinggi di Puskesmas," ujarnya, Jumat (21/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun angka tersebut belum tercatat dalam kategori kenaikan kasus signifikan. Perkembangan kasus akan terus dipantau beriringan dengan kondisi kemarau panjang.

"Penderita ISPA bulan (Juli) lalu tercatat 1.136 kasus. Sementara per 21 Agustus 2026 ini ada 832 kasus. Ini masih terus dalam pantauan kami, jadi belum ada kenaikan kasus signifikan pada bulan ini," kata Alwi, sapaan akrabnya.

Dari catatan kasus tersebut, Dinkes mengklaim kualitas udara di Kota Balikpapan masih berada dalam rentang aman. Pemantauan kualitas udara akan terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang mempengaruhi kesehatan masyarakat.

"Terkait kualitas udara untuk saat ini dalam rentang yang aman. Jika terjadi peningkatan, pasti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan dinas terkait yang menyampaikan kewaspadaan dini terkait dengan kualitas udara," ucapnya.

Dinkes mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas luar ruangan saat suhu udara sedang tinggi. Kemudian menggunakan masker saat melakukan perjalanan, khususnya bagi kendaraan roda dua.

Selain itu, masyarakat diminta segera berobat ke puskesmas terdekat jika mengalami gangguan pernapasan. Ini menjadi upaya pencegahan peningkatan kasus ISPA.

"Konsumsi air putih lebih intens lagi supaya lebih sehat, membatasi aktivitas di luar saat suhu tinggi sekali. Bagi pengendara roda dua sebaiknya menggunakan masker saat berkendara mengingat kondisi cuaca sedang kering. Segera berobat ke puskesmas terdekat jika merasakan gejala sakit," pungkasnya.



(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads