Diduga Korsleting, Rumah-Motor Ketua RT di Kobar Ludes Terbakar

Kalimantan Tengah

Diduga Korsleting, Rumah-Motor Ketua RT di Kobar Ludes Terbakar

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Rabu, 19 Agu 2026 10:58 WIB
Rumah di Desa Pasir Panjang Kotawaringin Barat terbakar saat subuh, Rabu (19/8/2026). (dok Damkar Kobar)
Foto: Rumah di Desa Pasir Panjang Kotawaringin Barat terbakar saat subuh, Rabu (19/8/2026). (dok Damkar Kobar)
Kotawaringin Barat -

Warga Desa Pasir Panjang, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), digegerkan kebakaran rumah pada Rabu (19/8) saat Subuh. Api yang diduga dipicu korsleting listrik itu menghanguskan dua sepeda motor dan menyebabkan sebagian rumah mengalami kerusakan parah.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di rumah Yusransah, Ketua RT 09 Desa Pasir Panjang, yang berada di Jalan Utama desa tersebut.

"Api diduga pertama kali muncul dari area parkiran atau teras rumah. Percikan akibat korsleting kemudian menyambar sepeda motor yang terparkir di dekat sumber api," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, Rabu pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan membuat dua sepeda motor tidak sempat diselamatkan. Api juga merambat ke bagian bangunan rumah. Ia mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan kejadian.

"Response time kami sekitar lima menit. Personel Regu 3 langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan," ujar Dwi Agus.

Sejumlah unit pemadam dan kendaraan suplai dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Penanganan juga mendapat dukungan dari Huma Singgah Itah.

Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke bagian rumah lainnya maupun bangunan di sekitar lokasi.

"Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah terdampak dan dua sepeda motor hangus terbakar. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," katanya.

Dwi Agus mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Kabel yang sudah terkelupas, rusak, atau memiliki sambungan tidak sesuai standar dapat menjadi pemicu kebakaran.

"Harus hati-hati dengan kabel dan jaringannya. Kalau ada yang sudah rusak atau bermasalah segera diperiksa dan diperbaiki," katanya.

Selain persoalan instalasi listrik, masyarakat juga diminta tidak sembarangan membakar sampah, khususnya saat cuaca panas dan angin bertiup kencang. Kondisi tersebut dapat membuat api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

Dwi Agus menambahkan, kejadian di Pasir Panjang menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Dalam sehari, pihaknya bahkan menangani dua kejadian kebakaran rumah yang diduga sama-sama berkaitan dengan korsleting listrik.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads