Gigit Pencari Ikan di Kubar, Buaya Sepit Berakhir Jadi Santapan Warga

Kalimantan Timur

Gigit Pencari Ikan di Kubar, Buaya Sepit Berakhir Jadi Santapan Warga

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Jumat, 14 Agu 2026 06:01 WIB
Buaya dibunuh dan dimakan warga usai menggigit pencari ikan di Kutai Barat. (dok Istimewa)
Foto: Buaya dibunuh dan dimakan warga usai menggigit pencari ikan di Kutai Barat. (dok Istimewa)
Kutai Barat -

Seorang warga di Kutai Barat (Kubar), Kaltim bernama Edi Susanto Sius menjadi korban gigitan buaya sepit (Tomistoma schlegelii) saat hendak memasang jaring ikan di sungai. Peristiwa tersebut terjadi di Sungai Telaus, Kampung Lakan Bilem, Kecamatan Nyuatan pada Selasa (11/8) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kapolsek Damai Ipda Gery Purnomo menjelaskan, kondisi Sungai Telaus saat kejadian sedang dangkal akibat kemarau panjang. Kondisi tersebut membuat aliran sungai menyempit.

"Iya saat itu air lagi dangkal dan terjadi penyempitan sungai. Karena merasa terusik akhirnya diseranglah warga ini," kata Gery saat dikonfirmasi, Kamis (13/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kronologi Kejadian

Insiden bermula ketika Edi bersama keluarganya hendak mencari ikan. Mereka melihat banyak ikan di sungai sehingga Edi turun ke sungai yang kondisinya sedang dangkal untuk memasang jaring.

"Awalnya korban itu mau nangkap ikan di sungai dengan cara menjaring. Pada saat turun ke sungai tersebut lalu ada hewan yang menggigit korban. Korban awalnya menyangka yang menggigit itu labi-labi atau kura-kura," ujar Gery.

Mengetahui yang menggigitnya adalah seekor buaya, korban berusaha melawan menggunakan tangan kosong untuk melepaskan kakinya dari gigitan buaya tersebut.

"Korban melawan dengan tangan kosong untuk melepaskan kakinya dari mulut buaya hingga akhirnya terlepas," lanjutnya.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka sobek pada kaki serta patah tulang pada bagian pangkal tangan kanan. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Permata Linggang Bingung untuk mendapatkan perawatan medis.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka sobek di kaki dan patah tulang tangan kanan," ungkap Gery.

Buaya Ditangkap Warga

Mendapat informasi adanya warga yang diterkam buaya, warga sekitar pun geram dan beramai-ramai mendatangi lokasi kejadian. Tidak lama setelah penyerangan terhadap Edi, buaya yang masih berada di sekitar sungai tersebut akhirnya ditangkap warga.

"Iya betul ditangkap hari itu juga. Mereka nangkapnya ramai-ramai pakai tali, diikat," kata Gery.

Warga kemudian menarik buaya dengan ciri moncong panjang tersebut ke daratan.

"Ditangkap, digeser ke darat di situ juga. Mereka ikat buayanya dari sungai ke darat," ujarnya.

"Buaya diperkirakan berukuran kurang lebih 3 meter panjang dan lebar kurang lebih 50 cm," tambahnya.

Setelah berhasil ditangkap, warga langsung membunuh buaya tersebut di lokasi. Buaya itu selanjutnya dijadikan konsumsi oleh warga setempat.

"Itu dihabisin di situ. Mereka makan di situ, dibunuhnya di situ karena warga geram," jelas Gery.

Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian meminta masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai.

"Ukurannya sekitar 3 meter, untuk itu kami dari kepolisian mengimbau kepada warga untuk berhati-hati terutama kondisi air dangkal seperti saat ini," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menikmati Malam yang Hidup di Kawasan Tepian, Kalimantan Timur"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads