Pedoman Hari Pramuka 2026: Susunan Upacara, Tema, dan Logo

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Rabu, 12 Agu 2026 13:29 WIB
Logo Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Foto: Dok. Kwarnas Gerakan Pramuka
Balikpapan -

Hari Pramuka akan kembali diperingati pada 14 Agustus 2026. Tahun ini menjadi peringatan Hari Pramuka ke-65 yang menandai 65 tahun sejak Gerakan Pramuka dikenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia pada 14 Agustus 1961.

Untuk penyelenggaraan kegiatan dan upacara Hari Pramuka 2026, pedoman pelaksanaannya bisa diacu pada Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 178 Tahun 1979 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Upacara di dalam Gerakan Pramuka. Di keputusan itu juga diatur berbagai jenis upacara di lingkungan Gerakan Pramuka, termasuk upacara umum, upacara pada satuan Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.

Tema Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menetapkan tema peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, yaitu:

"Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045"

Tema di atas menggambarkan arah Gerakan Pramuka yang mendorong keterlibatan anggotanya dalam persoalan strategis bangsa. Salah satunya adalah ketahanan dan kedaulatan pangan.

Dikutip dari Kwartir Nasional, frasa Memantapkan Langkah Organisasi mencerminkan upaya untuk terus melakukan pembaruan dan transformasi sehingga Gerakan Pramuka dapat berkembang menjadi organisasi yang modern, profesional, dan tertata. Sementara itu, dukungan terhadap swasembada pangan adalah bentuk pengabdian Pramuka kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong ketahanan pangan nasional.

Bagian Menuju Indonesia Emas 2045 juga menegaskan kembali posisi Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah pembinaan generasi muda yang diharapkan dapat menyiapkan calon pemimpin bangsa.

Logo Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026

Tema dan Logo Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 Foto: Dok. Kwarnas Gerakan Pramuka

Kwarnas juga telah meluncurkan logo resmi Hari Pramuka ke-65 pada 17 April 2026. Terdapat angka 65 sebagai elemen utama dengan bentuk garis melengkung yang menyerupai aliran air dan kepak sayap. Menurut Kwarnas, bentuk tersebut menggambarkan fleksibilitas, dinamika, serta semangat progresif Gerakan Pramuka untuk terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Logo tersebut juga tetap mempertahankan unsur identitas kepramukaan, ada tunas kelapa dan lingkaran kepramukaan dunia. Tunas kelapa merupakan simbol khas Gerakan Pramuka, sedangkan lingkaran kepramukaan dunia menunjukkan keterhubungan Gerakan Pramuka Indonesia dengan kepanduan internasional.

Penggunaan warna merah dan putih merepresentasikan keberanian, kesucian, dan identitas bangsa Indonesia. Warna emas menggambarkan kejayaan, kemuliaan, serta optimisme menuju Indonesia Emas 2045. Sementara warna hijau merepresentasikan kesegaran, pembaruan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Penggunaan logo Hari Pramuka ke-65 dapat digunakan di spanduk, backdrop, poster, undangan, sertifikat, maupun materi publikasi kegiatan lain. Penggunaan identitas visual sebaiknya mengikuti ketentuan logo yang telah dirilis Kwartir Nasional supaya materi peringatan tetap konsisten dengan identitas resmi Hari Pramuka 2026.




(bai/bai)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

detikNetwork