Dua Hari Dicari, Bocah Tenggelam di Sungai Kahayan Ditemukan Meninggal

Kalimantan Tengah

Dua Hari Dicari, Bocah Tenggelam di Sungai Kahayan Ditemukan Meninggal

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 10 Agu 2026 18:31 WIB
Petugas SAR menemukan korban tenggelam di Sungai Kahayan. (Istimewa)
Foto: Petugas SAR menemukan korban tenggelam di Sungai Kahayan. (Istimewa)
Palangka Raya -

Pencarian Muhammad Kasfi Rosadi (sebelumnya ditulis Muhammad Kaspi Rosyadi), korban tenggelam di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Palangka Raya, akhirnya berakhir. Kasfi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 10.33 WIB.

Jasad warga RT 1/RW 5, Kampung Baru itu ditemukan tidak jauh dari lokasi awal tempatnya dilaporkan tenggelam, di kawasan Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut.

Kasi Operasi Kantor SAR Palangka Raya Maulana Abdillah mengatakan, korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian secara intensif sejak insiden terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 10.40 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jenazah korban langsung dibawa ke ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus sebelum diserahkan kepada keluarga," ujar Maulana, Senin (10/8/2026).

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan yang melibatkan tim SAR gabungan serta sejumlah relawan resmi dihentikan. Seluruh rangkaian pencarian telah dinyatakan selesai.

Maulana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel gabungan maupun relawan yang telah terlibat dalam pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

"Di sisi lain, masyarakat kembali diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, khususnya terhadap anak-anak," katanya.

Orang tua diminta tidak membiarkan anak bermain di kawasan bantaran maupun aliran Sungai Kahayan tanpa pengawasan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kembali kecelakaan air yang dapat berujung fatal.

"Secara khusus masyarakat diharapkan agar tidak membiarkan anak-anak bermain di kawasan bantaran Sungai Kahayan demi mencegah terulangnya musibah serupa," imbau Maulana.

Sebelumnya, seorang bocah berusia 12 tahun bernama Muhammad Kaspi Rosyadi, dilaporkan tenggelam setelah terseret arus Sungai Kahayan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Peristiwa terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, saat Kaspi berenang bersama sejumlah rekannya.

Korban yang tengah bermain dan berenang bersama teman-temannya diduga tidak mampu melawan derasnya arus Sungai Kahayan hingga akhirnya terseret dan menghilang di dalam air.

Keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri di lokasi kejadian. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga informasi mengenai kejadian itu diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads