Mobil Tangki Terlibat Laka, Kaisar Group Tegaskan Sopir Bukan Karyawan Resmi

Mobil Tangki Terlibat Laka, Kaisar Group Tegaskan Sopir Bukan Karyawan Resmi

Khairun Nisa - detikKalimantan
Kamis, 06 Agu 2026 15:50 WIB
Kecelakaan pikap mahasiswa KKN vs mobil tangki minyak di Banjar.
Foto: Kecelakaan pikap mahasiswa KKN vs mobil tangki minyak di Banjar (Dok. Istimewa)
Banjarmasin -

Kasus kecelakaan antara pikap rombongan mahasiswa KKN dan mobil tangki di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, berlanjut. Perusahaan Kharisma Kaisar Batulicin (Kaisar Group) pemilik mobil tangki menyebut bahwa sopir yang mengemudikan mobil saat kejadian tabrakan tersebut bukan sopir resmi mereka.

General Manager PT Kharisma Kaisar Batulicin Muhamat Faizal mengatakan bahwa sopir yang mengemudikan mobil tangki di hari kejadian bukanlah karyawan resmi. Melainkan anak dari sopir perusahaan. Faizal menegaskan fakta ini baru diketahui pihak perusahaan usai kejadian.

"Yang mengemudikan bukan sopir resmi perusahaan. Saya baru tahu setelah kejadian," ungkap Faizal, Kamis (6/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Faizal telah menghubungi sopir resmi perusahaan untuk meminta penjelasan mengenai hal tersebut. Ia menyebut dari keterangan yang diterima sopir perusahaan tidak bisa mengemudikan mobil karena sedang sakit gigi, sehingga terjadi penggantian sopir sementara ke anaknya yang selama ini ikut menjadi kernet.

"Karena setiap ada pengiriman mereka selalu berangkat berdua," ujar Faizal.

Padahal, kata Faizal, selalu ada Pemeriksaan dan Pengecekan Harian (P2H) kendaraan yang diberangkatkan. Namun, pada hari insiden, terjadi pergantian pengemudi setelah pemeriksaan yang diluar kendali perusahaan.

"Pergantian ini di luar SOP kita, seandainya ada pembicaraan dari awal bisa ganti sopir," bebernya.

Mengenai hilangnya stiker tanda perusahaan di badan mobil, Faizal mengaku tidak mengetahui hal itu. Ia menegaskan pada hari H pihaknya berfokus untuk menyelamatkan sopir yang menjadi korban, dan menyerahkan sepenuhnya soal mobil kepada pihak Satlantas Polres Tanbu.

"Setelah saya dapat info kejadian, saya meminta team fokus menyelamatkan sopir saja. Untuk armada dievakuasi Polres, sebelumnya masih ada (stikernya)," terangnya.

Faizal pun mengaku tidak tahu apapun mengenai hilangnya stiker PT Kaisar Kharisma Group dari badan mobil tangki tersebut. Ia enggan berkomentar banyak perihal itu.

"Saya tidak tau perihal stiker hilang, entah siapa yang copot saya masih belum dapat infonya," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tanah Bumbu AKP Eko Guntar mengatakan pihaknya masih menyiapkan melakukan penyelidikan terkait peristiwa ini. Ia berjanji akan memberikan keterangan lebih lengkap dalam rilis hasil penyelidikan dalam waktu dekat.

"Mohon waktu ya. Kami rencana akan rilis," kata Guntar singkat, Kamis (6/8/2026).



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads