Selain Tewasnya Taufik, Ada Korban Lain Selamat dari Karhutla Ketapang

Kalimantan Barat

Selain Tewasnya Taufik, Ada Korban Lain Selamat dari Karhutla Ketapang

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Rabu, 05 Agu 2026 14:45 WIB
Korban yang selamat usai menembus kepungan asap dari karhutla di Ketapang. (dok Istimewa)
Foto: Korban yang selamat usai menembus kepungan asap dari karhutla di Ketapang. (dok Istimewa)
Ketapang -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Poros Sungai Pelang-Tumbang Titi, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, tidak hanya menewaskan Taufik Hidayat (26). Seorang pria lainnya juga sempat terjebak di lokasi kebakaran.

Koordinator SAR Ketapang Ayub mengatakan korban yang selamat bernama Daryono (60), warga Kecamatan Tumbang Titi. Beruntung Daryono bisa selamat dari kepungan asap.

"Korban selamat atas nama Daryono (60 tahun), warga Tumbang Titi," kata Ayub, Rabu (5/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum diketahui secara pasti bagaimana Daryono dapat menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap tebal yang menutupi Jalan Poros Sungai Pelang-Tumbang Titi. Namun, saat kejadian kawasan tersebut dipenuhi kobaran api di sisi kanan dan kiri jalan dengan jarak pandang yang sangat terbatas akibat asap karhutla.

Rekaman video yang beredar pun memperlihatkan kobaran api melalap lahan di sepanjang Jalan Poros Sungai Pelang-Tumbang Titi. Asap hitam pekat menutup badan jalan hingga membuat jarak pandang nyaris nol, sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Dalam peristiwa yang sama, Taufik Hidayat justru menjadi korban jiwa. Warga Desa Sungai Besar itu diduga terjatuh dari sepeda motor saat melintasi ruas jalan yang tertutup asap pekat.

Kepala BPBD Kabupaten Ketapang Yunifar Purwanto mengatakan informasi sementara yang diterima petugas menyebut korban diduga menghirup asap dalam jumlah banyak hingga kehilangan kesadaran.

"Dari informasi yang kami dapat, saat itu beliau terjatuh, kemungkinan kekurangan oksigen hingga pingsan. Di sisi kanan dan kiri jalan itu terdapat kobaran api yang menyala besar. Akhirnya beliau meninggal dalam posisi terbakar," ujar Yunifar.

Setelah sempat dilaporkan hilang, tim gabungan BPBD, Satgas Karhutla, SAR, dan pemadam kebakaran melakukan pencarian. Taufik akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan tubuh hangus terbakar. Satu unit sepeda motor yang diduga dikendarainya juga ditemukan dalam kondisi hangus.

Peristiwa ini, kata dia, dapat menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi kawasan yang terdampak karhutla. Asap pekat yang menutup badan jalan dapat mengurangi jarak pandang secara drastis dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads