Nelayan Ditemukan Tewas Usai 3 Hari Hilang di Sungai Mahakam Kukar

Kalimantan Timur

Nelayan Ditemukan Tewas Usai 3 Hari Hilang di Sungai Mahakam Kukar

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Selasa, 04 Agu 2026 13:23 WIB
Tim SAR saat mengevakuasi jenazah nelayan yang hilang 3 hari di Sungai Mahakam. (dok Istimewa)
Foto: Tim SAR saat mengevakuasi jenazah nelayan yang hilang 3 hari di Sungai Mahakam. (dok Istimewa)
Kutai Kartanegara -

Nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di Perairan Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, akhirnya ditemukan pada hari ketiga pencarian. Korban bernama Achdar Has (64) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 3,5 kilometer dari lokasi awal diduga terjatuh.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, mengatakan korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada Selasa (4/8) sekitar pukul 07.56 Wita. Jenazah korban ditemukan terapung saat tim melakukan penyisiran.

"Korban berhasil ditemukan pada hari ketiga atau tepatnya Selasa (4/8), operasi SAR dalam kondisi meninggal dunia," ujar Dody dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam operasi tersebut, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya Rescue Car, Rubber Boat Basarnas, Polyteline dan Speedboat BPBD Kutai Kartanegara, Speedboat Satpolairud, perahu nelayan, peralatan SAR air, peralatan selam, perangkat komunikasi, hingga peralatan medis.

"Operasi pencarian melibatkan Pos SAR Samarinda, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Loa Kulu, Damkarmatan Kutai Kartanegara, relawan, serta keluarga korban. Saat pencarian tidak ada kendala di lapangan," terangnya

Usai ditemukan, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

"Saat ini korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan," ujarnya

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu (2/8) di Sungai Mahakam tepatnya di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Berdasarkan informasi yang diterima Pos SAR Samarinda, korban berangkat mencari ikan sekitar pukul 06.00 Wita.

Namun sekitar pukul 08.00 Wita, seorang saksi menemukan perahu milik korban dalam keadaan kosong mengapung di Perairan Sungai Mahakam. Warga bersama keluarga sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, tetapi korban tak kunjung ditemukan hingga akhirnya kejadian dilaporkan kepada Basarnas.

"Dari keterangan saksi mata, dirinya menemukan perahu milik korban dalam keadaan kosong di Perairan Sungai Mahakam. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi, korban tidak ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang," kata Dody.

Usai proses evakuasi, Tim SAR Gabungan dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

"Setelah ditemukannya korban, semua unsur dikembalikan ke satuannya dan operasi pencarian ditutup," pungkasnya.



(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads