Niat berlibur di tengah Kuliah Kerja Nyata (KKN) berujung duka terjadi di Kalimantan Selatan. Kecelakaan maut menimpa pikap yang ditumpangi mahasiswa KKN dari Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) dan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalsel. Sebanyak tujuh orang meninggal dunia, lima di antaranya merupakan mahasiswa.
Para korban diketahui tengah dalam perjalanan dari Desa Batulicin menuju Sungai Alut, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Selain mobil yang ditumpangi para korban, ada satu mobil lain yang juga membawa rombongan. Para saksi menceritakan detik-detik setelah kecelakaan terjadi.
Berikut rangkuman insiden maut di Tanah Bumbu, dirangkum detikKalimantan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kronologi Peristiwa: Truk Tangki Minyak Hilang Kendali
Kecelakaan terjadi di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin yang masuk wilayah Kecamatan Mantewe pada Sabtu (1/8) pukul 12.00 Wita. Kapolsek Mantewe AKP Kusnin mengatakan awalnya mobil tangki yang dikendarai MI melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin.
Tiba-tiba mobil tangki hilang kendali dan masuk ke jalur kanan. Sementara dari arah sebaliknya melaju pikap yang mengangkut sejumlah mahasiswa KKN dan seorang anggota karang taruna.
"Di jalur itu ada pikap yang dikemudikan oleh karang taruna TMA dan ditumpangi enam mahasiswa KKN dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdatul Ulama Kalsel," ujar Kusnin, Sabtu (1/8/2026) sore.
Kecelakaan tak terhindarkan. Mobil tangki minyak langsung menabrak pikap hingga terguling ke sisi jalan. Bagian depan pikap langsung ringsek dan mengimpit tiga orang yang duduk di sana. Sementara korban lain yang menumpang di bak pikap mengalami luka parah. Tiga orang tidak selamat.
Kesaksian Rekan: Temukan Nasi hingga Sandal Berhamburan
Rombongan pikap tersebut tidak sendirian. Mereka juga berangkat beriringan dengan mobil lain, tetapi sempat terpisah di tengah jalan. Rekan mahasiswa yang berada di mobil lain menceritakan, pikap tersebut sudah berada di depan. Tak lama kemudian, mobil lain tiba di lokasi kejadian dan para penumpang terkejut melihat baru ada kecelakaan.
Mereka juga mengaku langsung mengenali mobil pikap yang terlibat dalam kecelakaan itu, serta barang-barang dan nasi yang sempat dibawa oleh rombongan depan.
"Saat kami mau ke sana, itu di jalan udah ada berhamburan nasi-nasi, ada sandal juga. Kami berhenti, ternyata ada rekan saya itu cowok di belakang kepalanya udah berdarah," tuturnya.
Satu Mahasiswa Selamat, Langsung Dilarikan ke RS
Di antara para korban meninggal, ada satu mahasiswa Unlam berinisial MHF yang selamat usai kejadian. Korban langsung dilarikan ke RS Marina Tanah Bumbu. Sementara para korban meninggal dievakuasi ke Puskesmas Mantewe.
Proses evakuasi sendiri sempat memakan waktu lama, terutama untuk korban yang berada di bangku depan pikap. Menurut saksi mata di lokasi kejadian, posisi para korban yang terjepit membuat mereka sulit dikeluarkan.
"Sopir dan dua cewek yang ada di depan itu masih tidak bisa dikeluarkan. Jadi kami nunggu (evakusi) dulu, meninggal di tempat," ungkap seorang mahasiswa rekan korban yang enggan disebutkan namanya.
Rombongan menggunakan mobil bak terbuka yang biasanya mengangkut barang-barang kebutuhan untuk KKN. Ia menyebut korban selamat merupakan penumpang yang berada di bak belakang.
"Dari semua yang ada (di mobil), hanya satu ini yang selamat," lanjutnya.
Daftar Para Korban
Pihak kepolisian juga telah mendata para korban dalam kejadian ini. Total ada tujuh orang yang meninggal dunia. Selain pengemudi dan penumpang pikap, sopir yang mengemudikan truk tangki juga meninggal.
Berikut daftar korban meninggal.
- MR (20), mahasiswa Unlam
- ACG (21), mahasiswa Unlam
- NIJ (22), mahasiswa UNU Kalsel
- NAS (21), mahasiswa UNU Kalsel
- VAS (22), mahasiswa UNU Kalsel
- TMA (21), anggota Karang Taruna Desa Batulicin
- MI (sopir truk tangki minyak)
Para korban telah didampingi oleh keluarga masing-masing. Sementara itu, pihak Universitas Lambung Mangkurat dan UNU Kalimantan Selatan belum memberikan keterangan apapun. Kepolisian juga masih melakukan pendalaman dan belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Simak Video "Video Kecelakaan Maut KA Vs Pajero di Tebing Tinggi, Lansia Tewas"
[Gambas:Video 20detik] (des/des)
