Tingkat kemiskinan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) tercatat berada di angka 4,27 persen atau sekitar 14,18 ribu jiwa. Hal ini menjadikan Kobar sebagai salah satu dari empat daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Kalimantan Tengah.
Kepala Dinas Sosial Kobar, Hazriansyah, mengatakan bantuan sosial terus disalurkan kepada masyarakat yang berhak berdasarkan data yang telah diverifikasi dan diperbarui secara berkala.
"Saat ini, sebanyak 10.788 kepala keluarga menerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar, program tersebut juga berperan menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah," katanya, Selasa (21/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kobar menegaskan akan terus memperkuat langkah pengentasan kemiskinan agar semakin banyak masyarakat yang dapat meningkatkan taraf hidupnya.
Di sektor kesehatan, perlindungan juga terus diperluas. Sebanyak 56.682 warga Kobar telah menjadi peserta BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung melalui APBN, sedangkan 39.076 jiwa lainnya dibiayai melalui APBD Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Total penerima bantuan pada kelompok desil 1 sampai 5 mencapai 94.919 jiwa, di luar peserta BPJS yang dibiayai APBD," ujarnya.
Menurutnya, besarnya cakupan bantuan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat miskin maupun kelompok rentan agar tidak semakin terpuruk akibat tekanan ekonomi. Dinas Sosial juga terus melakukan pemutakhiran data agar penyaluran bantuan semakin tepat sasaran, termasuk membuka ruang bagi masyarakat untuk mengusulkan perubahan data melalui pemerintah desa dan kelurahan.
"Tak hanya mengandalkan bantuan sosial, pemerintah daerah juga mengembangkan berbagai program pemberdayaan ekonomi agar para penerima manfaat mampu meningkatkan pendapatan dan secara bertahap keluar dari ketergantungan terhadap bantuan," ujar dia.
Pemkab Kobar berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus mempercepat penurunan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
