8 Unit Ruko di Pangkalan Bun Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Kalimantan Tengah

8 Unit Ruko di Pangkalan Bun Terbakar, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Kamis, 16 Jul 2026 14:00 WIB
Kebakaran landa 8 unit ruko di Pangkalan Bun.
Foto: Kebakaran landa 8 unit ruko di Pangkalan Bun (Dok. Istimewa)
Kotawaringin Barat -

Kebakaran hebat melanda deretan rumah toko (ruko) di Jalan Natai Arahan, RT 21, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (16/7/2026) siang. Amukan si jago merah menyebabkan delapan bangunan ruko mengalami kerusakan berat dan menimbulkan kerugian materi yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi kebakaran dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi sebelum api membesar dan melalap seluruh bangunan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kotawaringin Barat Dwi Agus Suhartono mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel begitu menerima laporan dari masyarakat. Empat unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar delapan menit setelah laporan diterima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Begitu menerima laporan, personel Regu 3 langsung bergerak menuju lokasi. Kami mengerahkan empat unit mobil pemadam agar api bisa segera dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain," kata Dwi Agus, Kamis (16/7/2026).

Armada yang diterjunkan terdiri dari Unit 05, Unit 04, Unit 08, dan Unit 012. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari satu unit Rumah Singgah Itah, dua unit PMI, satu unit ambulans Lentera, serta dua unit dari BPBD Kotawaringin Barat.

"Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, kobaran api diduga pertama kali muncul dari bangunan paling ujung yang berada di dekat musala. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke bangunan lain karena deretan ruko berdiri berdempetan sehingga mempercepat penyebaran api," kata dia.

Petugas pemadam berjibaku memadamkan kobaran api selama lebih dari satu jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Akibat kejadian tersebut, delapan bangunan ruko mengalami kerusakan berat. Sejumlah barang dagangan, peralatan usaha, hingga perlengkapan di dalam bangunan tidak sempat diselamatkan sehingga ikut terbakar. Meski belum ada perhitungan resmi, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah," ujarnya.

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, para pemilik ruko harus menanggung kerugian hingga miliaran rupiah akibat bangunan dan isi ruko yang nyaris ludes dilalap api.

Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran untuk memudahkan proses penyelidikan. Tim identifikasi bersama petugas terkait akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti munculnya api.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads