Bupati Lamandau Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Kalimantan Tengah

Bupati Lamandau Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 13 Jul 2026 11:01 WIB
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra.
Foto: Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra (Dok. Diskominfo Lamandau)
Lamandau -

Pemerintah Kabupaten Lamandau mengajak para ayah untuk hadir dan mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027. Ini sebagai bentuk nyata keterlibatan orang tua, khususnya ayah, dalam mendukung pendidikan sejak dini.

Ajakan tersebut dituangkan melalui Surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lamandau Nomor 421.2/031/P.SMP/VI/2026 tertanggal 25 Juni 2026. Yakni tentang Gerakan Ayah Mengantar Anaknya ke Sekolah pada Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027.

Surat ini merupakan tindak lanjut dari program Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lamandau.
Dalam surat tersebut, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta di Kabupaten Lamandau, diimbau agar peserta didik diantar langsung oleh ayah pada hari pertama masuk sekolah yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, sekolah diminta memberikan dispensasi apabila ayah berhalangan karena bekerja atau berada di luar daerah sehingga ibu maupun wali lainnya tetap dapat mendampingi anak ke sekolah. Selain itu, sekolah juga diminta mendokumentasikan kegiatan tersebut dan mengunggahnya melalui media sosial sebagai bagian dari kampanye penguatan peran keluarga dalam dunia pendidikan.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan kehadiran ayah pada hari pertama sekolah bukan sekadar mengantar anak, tetapi menjadi simbol perhatian, kasih sayang, dan dukungan moral yang akan membangun rasa percaya diri anak saat memulai perjalanan pendidikannya.

"Hari pertama sekolah merupakan momen penting bagi setiap anak. Kehadiran seorang ayah saat mengantar anak ke sekolah bukan hanya menjadi bentuk kasih sayang, tetapi juga memberikan semangat, rasa aman, dan kepercayaan diri bagi anak untuk memulai tahun ajaran baru. Saya mengajak seluruh ayah di Kabupaten Lamandau untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya sebagai wujud nyata dukungan terhadap pendidikan dan masa depan mereka," ujar Rizky, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan anak memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter, kedisiplinan, dan motivasi belajar anak di sekolah.

"Anak-anak akan merasa lebih dihargai dan diperhatikan ketika ayah terlibat langsung dalam proses pendidikan mereka. Hal sederhana seperti mengantar ke sekolah bisa menjadi kenangan berharga dan menumbuhkan ikatan emosional yang kuat antara orang tua dan anak," tambahnya.

Rizky berharap keterlibatan ayah dalam proses pendidikan semakin meningkat sehingga terbangun sinergi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan generasi yang berkarakter, percaya diri, dan berprestasi. Ia juga berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada hari pertama sekolah saja, tetapi menjadi awal dari meningkatnya partisipasi ayah dalam berbagai aktivitas pendidikan anak.

"Kami ingin gerakan ini menjadi budaya positif di Lamandau. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Jika ayah dan ibu hadir bersama mendukung anak, maka kualitas pendidikan dan masa depan generasi kita akan semakin baik," tegasnya.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads