Pria di Pontianak Selamat Usai Tersetrum-Bergelantungan di Tiang Listrik

Kalimantan Barat

Pria di Pontianak Selamat Usai Tersetrum-Bergelantungan di Tiang Listrik

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Kamis, 09 Jul 2026 16:19 WIB
Pria Pontianak tersetrum dan bergelantungan di tiang listrik. (dok Istimewa)
Foto: Pria Pontianak tersetrum dan bergelantungan di tiang listrik. (dok Istimewa)
Pontianak -

Seorang pria tersengat listrik saat memanjat tiang jaringan listrik di Jalan Purnama II, Kecamatan Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, Kamis (9/7/2026). Korban sempat bergelantungan di atas tiang sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi sadar dan dilarikan ke rumah sakit.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB itu mengundang perhatian warga. Sejumlah orang berkumpul di lokasi menyaksikan proses evakuasi yang melibatkan petugas PLN dan Basarnas.

Salah seorang saksi, Aldiansyah, mengaku sempat melihat korban mondar-mandir di sekitar lokasi sebelum memanjat tiang listrik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya lihat dia jalan-jalan di sekitar situ. Waktu itu saya lagi makan. Pas saya lihat lagi, dia sudah manjat tiang listrik," kata Aldiansyah.

Melihat korban memanjat tiang, Aldiansyah mengaku langsung berteriak memperingatkan bahwa jaringan tersebut masih bertegangan listrik.

"Saya teriak, 'Bang, itu kabel aktif!' Tidak lama kemudian dia langsung kesetrum," ujarnya.

Korban kemudian terlihat meminta tolong dari atas tiang. Aldiansyah yang panik langsung memanggil warga lain untuk meminta bantuan.

"Saat saya lihat dia sudah minta tolong, saya langsung panggil teman-teman," katanya.

Sementara itu, Tim Leader K3L dan KAM ULP Pontianak Kota, Ahmad Chairul mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya orang tersengat listrik di atas tiang jaringan sekitar pukul 10.50 WIB.

"Setelah kami cek ke lokasi, memang benar ada seorang pria yang tersengat listrik di atas tiang," kata Ahmad.

PLN kemudian memadamkan aliran listrik sesuai prosedur agar proses penyelamatan dapat dilakukan dengan aman.

"Kami langsung memadamkan aliran listrik sesuai SOP. Setelah dipastikan sudah tidak bertegangan, tim PLN bersama Basarnas melakukan evakuasi terhadap korban," ujarnya.

Menurut Ahmad, korban mengalami luka bakar pada tangan dan kaki akibat sengatan listrik. Meski demikian, korban masih sadar saat berhasil diturunkan dari ketinggian sekitar 12 hingga 13 meter.

"Tadi saat dievakuasi korban masih sadar. Dia mengalami luka bakar di tangan dan kaki," katanya.

Saat proses penyelamatan berlangsung, korban juga sempat berteriak meminta tolong.

"Jerak (kapok) saya bang, jerak (kapok)," ucap Ahmad menirukan perkataan korban.

Berdasarkan informasi yang diterima dari warga, korban bukan merupakan petugas PLN. Warga juga menduga pria berusia sekitar 30 tahun itu hendak mencuri kabel listrik.

"Dari keterangan warga, korban bukan petugas. Kami juga mendapat informasi bahwa ini diduga sudah kali ketiga yang bersangkutan mencoba mencuri kabel. Korban disebut merupakan warga Parit Demang," ujarnya.

Hingga kini, dugaan tersebut masih sebatas informasi dari warga dan belum dipastikan oleh aparat penegak hukum. Korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak untuk menjalani perawatan, sementara pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.

Halaman 2 dari 2
(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads