Pengabdian yang ditunjukkan Bripda Nopandri Ramadhana hingga akhir hayat mendapat penghargaan tertinggi dari institusi Polri. Anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba itu resmi dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa anumerta menjadi Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana oleh Kapolri.
Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk penghormatan negara atas dedikasi, loyalitas, dan pengorbanan almarhum yang mengabdikan diri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan, penghargaan yang diberikan Kapolri merupakan wujud apresiasi institusi kepada personel yang telah mengorbankan jiwa raganya demi menjalankan tugas negara.
"Kapolri memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada almarhum Bripda Nopandri Ramadhana menjadi Briptu Anumerta. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian almarhum yang telah melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab hingga akhir hayat," ujar AKBP Dodik Hartono kepada detikKalimantan, Minggu (5/7/2026) pagi.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok anggota Polri muda yang memiliki integritas tinggi dan semangat pengabdian yang luar biasa. Dalam kesehariannya, Briptu Anumerta Nopandri dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, mudah bergaul, disiplin, serta selalu siap menerima setiap penugasan yang diberikan pimpinan.
"Almarhum dikenal sebagai anggota yang rajin, memiliki kemauan belajar yang tinggi, disiplin, serta loyal terhadap tugas. Setiap penugasan selalu dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab. Kepergiannya meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi keluarga besar Polres Katingan," kata Kapolres.
Sosok Briptu Anumerta Nopandri
Briptu Anumerta Nopandri merupakan putra asli Kabupaten Katingan yang lahir pada 3 November 2002. Ia merupakan lulusan Bintara Polri Tahun 2022. Sebelum menjadi anggota Polri, almarhum menempuh pendidikan di SD Negeri 3 Kasongan Baru, SMP Negeri 1 Katingan Hilir, hingga lulus dari SMA Negeri 2 Katingan Hilir pada 2020.
Karier kepolisiannya dimulai sebagai personel Polda Kalimantan Tengah pada Juli 2022. Ia kemudian bertugas di Direktorat Samapta sebelum dipindahkan ke Polres Katingan sebagai anggota Satsamapta. Berkat dedikasi dan kemampuannya, sejak 12 Januari 2024 almarhum dipercaya memperkuat Satresnarkoba Polres Katingan.
Selama bertugas di Satresnarkoba, Briptu Anumerta Nopandri aktif mengikuti berbagai kegiatan penegakan hukum terhadap peredaran narkotika. Ia juga mengikuti Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penyidik Reserse Narkoba pada 2024 sebagai upaya meningkatkan kompetensinya dalam menangani perkara narkotika.
Kemampuan almarhum berkomunikasi menggunakan bahasa Dayak dan bahasa Banjar turut menjadi nilai lebih dalam mendukung pelaksanaan tugas di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
Pengabdian Briptu Anumerta Nopandri berakhir saat mengikuti operasi penangkapan terhadap terduga bandar narkoba di Kecamatan Katingan Tengah. Dalam operasi tersebut terjadi bentrokan yang menyebabkan almarhum hanyut di Sungai Katingan dan dinyatakan hilang.
Pencarian besar-besaran dilakukan selama tiga hari oleh personel gabungan Polri, TNI, Basarnas, BPBD, relawan, hingga masyarakat. Setelah menyusuri aliran Sungai Katingan sejauh sekitar 37 kilometer, jasad almarhum akhirnya ditemukan pada Sabtu (4/7/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepergian Briptu Anumerta Nopandri tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat yang mengenalnya sebagai anggota yang penuh dedikasi dan memiliki masa depan cerah di institusi Polri.
AKBP Dodik Hartono berharap penghargaan berupa kenaikan pangkat anumerta tersebut dapat menjadi penghormatan terakhir atas jasa-jasa almarhum sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polri untuk terus mengabdikan diri dengan penuh integritas.
"Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan pengabdian almarhum menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas melayani masyarakat, menegakkan hukum, serta menjaga keamanan," tutup Kapolres.
Simak Video "Memasak Kuliner Tradisional Khas Palangkaraya Bersama Keturunan Dayak"
(aau/aau)