RS di Palangka Raya Terdampak Pemadaman Bergilir, PLN Minta Maaf

Kalimantan Tengah

RS di Palangka Raya Terdampak Pemadaman Bergilir, PLN Minta Maaf

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Rabu, 01 Jul 2026 17:01 WIB
Ilustrasi pemadaman listrik, ilustrasi mati listrik. (Chat GPT)
Foto: Ilustrasi pemadaman listrik, ilustrasi mati listrik. (Chat GPT)
Palangka Raya -

Pemadaman listrik bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Pemadaman ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada pelayanan di sejumlah fasilitas publik, termasuk rumah sakit. Menyikapi kondisi tersebut, PT PLN (Persero) UP3 Palangka Raya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya, menegaskan bahwa rumah sakit merupakan fasilitas vital yang selalu menjadi prioritas utama dalam penyaluran listrik pada kondisi normal. Namun, gangguan pada sistem pembangkit membuat PLN terpaksa melakukan pengaturan beban demi menjaga keandalan jaringan.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami masyarakat, termasuk dampak yang dirasakan di fasilitas publik seperti rumah sakit. Kami memahami bahwa layanan kesehatan menyangkut kepentingan banyak orang dan selalu menjadi prioritas utama dalam sistem kelistrikan kami," ujar Gian, Rabu (1/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gian menjelaskan, pemadaman bergilir masih dilakukan akibat kendala operasional pada unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) yang menyebabkan pasokan listrik ke sistem interkoneksi Kalimantan belum dapat beroperasi secara optimal.

Kondisi tersebut membuat Unit Pengatur Beban harus melakukan manuver operasi sistem kelistrikan untuk menjaga kestabilan jaringan sekaligus mencegah gangguan yang lebih luas.

Di tengah situasi tersebut, PLN terus berupaya meminimalkan dampak terhadap pelayanan publik. Salah satunya dengan menjalin koordinasi intensif bersama manajemen rumah sakit guna memastikan sistem cadangan listrik atau genset siap beroperasi selama pasokan listrik dipulihkan.

"Tim PLN di lapangan terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak manajemen rumah sakit untuk memastikan sistem back-up atau genset internal dapat berfungsi dengan baik selama proses penormalan suplai listrik berlangsung," katanya.

PLN berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang tengah dihadapi. Saat ini, proses perbaikan pada unit PLTGU terus dikebut agar pasokan listrik dalam sistem interkoneksi Kalimantan segera pulih dan pemadaman bergilir dapat diakhiri.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads