Pemerintah Bakal Tambah PLBN dan Bangun Jalan Perbatasan di Kalimantan

Nasional

Pemerintah Bakal Tambah PLBN dan Bangun Jalan Perbatasan di Kalimantan

Matius Alfons Hutajulu - detikKalimantan
Senin, 29 Jun 2026 16:32 WIB
Patung Sukarno di Perbatasan Indonesia-Malaysia (Dok. PLBN Long Nawang)
Foto: Patung Sukarno di Perbatasan Indonesia-Malaysia (Dok. PLBN Long Nawang)
Jakarta -

Saat ini, Indonesia memiliki 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di wilayah Kalimantan dan Papua yang memiliki perbatasan darat dengan negara tetangga. Pemerintah berencana menambah PLBN lagi serta memperkuat infrastruktur jalan di kawasan perbatasan.

Dilansir detikNews, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan masih diperlukan PLBN di sejumlah titik. Di Kalimantan sendiri tercatat ada sembilan PLBN sejauh ini. Antara lain PLBN Entikong, PLBN Aruk, dan PLBN Nanga Badau di Kalimantan Barat, serta PLBN Sebatik dan PLBN Long Nawang di Kalimantan Utara.

"Ya ini kan sementara baru 15 (pos lintas batas negara), kita masih perlu lagi di perbatasan Kalimantan Barat, Kalimantan Timur ada satu titik yang berbatasan dengan Serawak, kemudian di Kalimantan Utara ya ada masih ada lagi seperti Long Nawang, kemudian Long Midang," kata Tito, Senin (29/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tito melanjutkan, pemerintah juga merencanakan pembangunan infrastruktur jalan di daerah perbatasan. Kawasan perbatasan dengan Malaysia di Kalimantan serta perbatasan dengan Papua Nugini menjadi prioritas.

Pembangunan jalan ini diharapkan akan memudahkan distribusi logistik, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Jalan juga dapat mempermudah patroli keamanan sehingga aksi penyelundupan dapat dicegah dan diminimalisir.

"Malaysia. Kalau menurut saya Malaysia sama Papua Nugini. Dengan Malaysia di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, sama Kalimantan Timur sedikit itu ada, dan kemudian dengan PNG itu terutama Pegunungan Bintang, di Keerom, Boven Digoel. Bagus kalau bisa dibangun jalan karena ini nanti untuk patroli, buat logistik, ekonomi itu akan bangkit," lanjutnya.

Selama periode 2015-2024, pemerintah telah membangun 15 PLBN terpadu. Sebanyak tujuh PLBN dibangun pada periode 2015-2019, sedangkan 8 PLBN lainnya dibangun pada periode 2020-2024.

Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan tujuh PLBN secara serentak pada 2 Oktober 2024. Di antaranya yakni PLBN Jago Babang di Bengkayang (Kalbar) dan PLBN Sei Nyamuk di Nunukan (Kaltara).

Baca selengkapnya di sini.



(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads