Percepat Akses Perbatasan Temajuk-Telok Melano, BNPP Matangkan Jadwal

Percepat Akses Perbatasan Temajuk-Telok Melano, BNPP Matangkan Jadwal

Moch Prima Fauzi - detikKalimantan
Jumat, 26 Jun 2026 16:59 WIB
Pos Lintas Batas Temajuk–Telok Melano, Kalimantan Barat
Pos Lintas Batas Temajuk-Telok Melano, Kalimantan Barat. Foto: dok. BNPP
Sambas -

Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama, terus mematangkan jadwal peresmian jalur pelintasan Temajuk-Telok Melano di Sambas, Kalimantan Barat. Hal ini dilakukan untuk mempercepat akses perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

Dalam forum koordinasi terbaru, BNPP tidak hanya membahas percepatan akses lintas batas, tetapi juga mengeksplorasi potensi Temajuk di Kabupaten Sambas, untuk dikembangkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sektor pariwisata. Agenda strategis ini turut dibarengi dengan peninjauan langsung ke lokasi Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk.

Pertemuan ini dipimpin Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI, Budi Setyono, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas. Turut hadir dalam forum tersebut perwakilan Bappenas, Forkopimda Sambas, jajaran OPD terkait, KJRI Kuching, hingga Balai P3KP Kalimantan I Kementerian PKP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kunjungan ini merupakan wujud tindak lanjut dari komitmen yang disepakati pada 26 Mei 2026 lalu, yang berfokus pada reaktivasi PLB Temajuk sebagai titik sentral mobilitas antara Indonesia dan Malaysia di wilayah Sambas.

"Berdasarkan arahan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP dan Sekretaris BNPP, kami menindaklanjuti kesepakatan lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di kawasan perbatasan, khususnya Temajuk dan Telok Melano," ujar Budi dalam siaran pers, Jumat (26/6/2026).

Mengenai peresmian pembukaan jalur pelintasan, Budi menggarisbawahi pentingnya prinsip resiprokal atau kesepakatan timbal balik antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia. Rencananya, peresmian ini diwacanakan berlangsung pada pekan keempat Agustus 2026, bertepatan dengan momen pascaperingatan kemerdekaan kedua belah pihak.

"Peresmian ini perlu kebersamaan dan kesepakatan dua negara. Momentum waktunya masih akan dibahas bersama, namun kami mengusulkan setelah perayaan kemerdekaan Indonesia dan menjelang Hari Kemerdekaan Malaysia," kata Budi.

Pembahasan lebih rinci mengenai teknis peresmian ini akan dibawa ke Forum Sosial Ekonomi Daerah (Sosekda) antara Pemprov Kalimantan Barat dan Pemerintah Negeri Sarawak yang dijadwalkan pada 27 Juli 2026 mendatang.

Dari segi kesiapan di lapangan, BNPP memastikan seluruh aspek telah terkoordinasi dengan matang. Sinergi lintas instansi yang mencakup kepabeanan, keimigrasian, karantina (CIQS), beserta aparat keamanan dinilai sudah berjalan optimal. Hal ini disiapkan guna mendukung kelancaran operasional pelintasan dan mendongkrak denyut ekonomi serta pariwisata masyarakat setempat.

"Alhamdulillah, koordinasi CIQS dan unsur pengamanan menunjukkan kesiapan yang solid. Ini menjadi fondasi penting agar PLB Temajuk dapat melayani perlintasan secara aman, tertib, dan memberi manfaat ekonomi," tegasnya.

Sebagai langkah ke depan, BNPP bersama Pemkab Sambas dan Pemprov Kalimantan Barat tengah merancang seremoni pembukaan perdana. Acara bersejarah ini akan diisi dengan penandatanganan kesepakatan dan pelepasan pelintas batas pertama.

Rangkaian peresmian juga akan dimeriahkan oleh berbagai kegiatan menarik, seperti Fun Run Border Temajuk, festival kuliner, pertunjukan seni, dan bazar UMKM lokal sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pusat dan daerah.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads