Polsek Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat memasang sejumlah spanduk peringatan di bantaran Sungai Kumai. Itu merupakan upaya mencegah adanya korban serangan buaya.
Kapolsek Kumai Ipda Kamalul Fahmi mengatakan pemasangan spanduk dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat mengenai kemunculan buaya di sejumlah titik perairan. Termasuk kawasan Teluk Kumai yang menjadi lokasi aktivitas nelayan, pemancing, hingga warga yang menggunakan transportasi sungai.
"Spanduk bertuliskan 'Awas Ada Buaya' dipasang di lokasi-lokasi yang dinilai rawan. Dalam imbauan tersebut, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai karena buaya merupakan satwa berbahaya sekaligus dilindungi," ujar Fahmi, Kamis (25/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polsek Kumai juga mengajak masyarakat segera melapor apabila menemukan buaya yang dinilai meresahkan agar dapat dilakukan langkah penanganan bersama instansi terkait. Nomor layanan pengaduan turut dicantumkan pada spanduk agar warga lebih mudah menyampaikan informasi.
"Langkah antisipasi ini dilakukan setelah video dan kabar kemunculan buaya ramai beredar di media sosial," ujarnya.
Sebelumnya, seorang pemancing di kawasan Teluk Kumai sempat dikejutkan ketika umpannya disambar seekor buaya. Tarikan yang awalnya dikira ikan berukuran besar ternyata berasal dari predator sungai tersebut.
Peristiwa itu menambah kekhawatiran warga karena dalam beberapa pekan terakhir penampakan buaya disebut sering terjadi, bahkan mendekati kawasan yang biasa digunakan masyarakat untuk memancing, mencari ikan, hingga beraktivitas di tepian sungai.
Fahmi mengimbau masyarakat agar tidak memancing, mandi, maupun membiarkan anak-anak bermain di lokasi yang berpotensi menjadi habitat atau lintasan buaya. "Kewaspadaan dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mencegah terjadinya insiden yang membahayakan keselamatan warga," pungkasnya.
