10 Muharam Jatuh Tanggal Berapa? Simak Keutamaannya

10 Muharam Jatuh Tanggal Berapa? Simak Keutamaannya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Rabu, 17 Jun 2026 11:01 WIB
Ilustrasi Muharam
Foto: Konevi/Pexels
Jakarta -

Bulan Muharram merupakan salah satu bulan yang paling istimewa dalam kalender Islam. Di bulan ini, ada sejumlah amalan yang dianjurkan, termasuk puasa Tasua dan Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Muharram.

Jika dilihat dari Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, 1 Muharram 1448 H jatuh pada pada Selasa, 16 Juni 2026 dan ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional. Namun, PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.

Penetapan PBNU tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilakukan pada Senin, 15 Juni 2026, di mana seluruh titik pemantauan melaporkan hilal tidak terlihat. Maka, berdasarkan penetapan ini, 9 Muharam (Puasa Tasua) jatuh pada Kamis, 25 Juni 2026 dan 10 Muharam (Puasa Asyura) jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hari Asyura

Hari Asyura merujuk pada tanggal 10 Muharam. Kata Asyura berasal dari bahasa Arab 'asyarah yang berarti sepuluh. Dalam Islam, hari Asyura memiliki kedudukan yang istimewa. Rasulullah SAW tidak hanya melaksanakan puasa pada hari tersebut, tetapi juga menganjurkan umatnya untuk berpuasa. Dari Ibnu Abbas RA diriwayatkan:

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

Artinya: "Dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan menyuruh untuk berpuasa pada hari itu." (Muttafaq 'alaih)

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan puasa di hari Asyura yang dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu:

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya: "Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Asyura. Beliau menjawab, 'Puasa Asyura menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu.'" (HR Muslim No. 1162).

Dalam hadis yang diriwayatkan Aisyah RA disebutkan bahwa puasa Asyura telah dilakukan sejak masa sebelum Islam dan tetap diamalkan Rasulullah SAW hingga diwajibkannya puasa Ramadan.

حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ الْهَمْدَانِي، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ هِشَامٍ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ عَاشُورَاءُ يَوْمًا تَصُوْمُهُ قُرَيْشٌ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَصُومُهُ فَلَمَّا قَدِمَ الْمَدِينَةَ صَامَهُ وَأَمَرَ النَّاسَ بِصِيَامِهِ، فَلَمَّا فُرِضَ رَمَضَانُ كَانَ رَمَضَانُ هُوَ الْفَرِيضَةُ، وَتُرِكَ عَاشُورَاءُ، فَمَنْ شَاءَ صَامَهُ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَهُ

Artinya: "Pada awalnya, Asyura adalah hari yang di dalamnya orang-orang Quraisy berpuasa pada masa jahiliah. Ketika itu Rasulullah SAW juga berpuasa pada hari Asyura. Kemudian beliau datang ke Madinah, beliau juga berpuasa pada hari Asyura tersebut dan memerintahkan orang-orang untuk berpuasa di dalamnya. Lalu ketika puasa Ramadan diwajibkan, maka puasa Ramadanlah yang menjadi fardhu, dan beliau meninggalkan kewajiban puasa Asyura. Maka barang siapa mau berpuasa pada hari itu, ia boleh berpuasa. Dan barang siapa tidak ingin melakukannya, maka ia boleh untuk tidak berpuasa." (HR Abu Dawud dan Muttafaq 'alaih)

Keutamaan Hari Asyura

1. Menghapus Dosa Setahun yang Lalu

Keutamaan dari puasa Asyura adalah menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya. Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya: "Dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Asyura. Beliau menjawab, 'Puasa Asyura menghapus dosa-dosa setahun yang telah lalu.'" (HR Muslim No. 1162).

2. Dilaksanakan pada Bulan yang Dimuliakan Allah

Muharam termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ ۚ وَقَٰتِلُوا۟ ٱلْمُشْرِكِينَ كَآفَّةً كَمَا يُقَٰتِلُونَكُمْ كَآفَّةً ۚ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلْمُتَّقِينَ

Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa."

3. Waktu yang Tepat Memperbanyak Amal Ibadah

Karena termasuk bulan yang dimuliakan Allah, Muharam adalah waktu yang pas bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur'an, berzikir, bersedekah, memperbanyak istigfar, serta memperbaiki kualitas hubungan dengan Allah SWT. Bukan hanya pada hari Asyura saja, tapi di sepanjang bulan Muharram dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan bersujud kepada-Nya.

Amalan yang Bisa Dilakukan pada Hari Asyura

Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak amalan saleh seperti:

  • Bersedekah
  • Memperbanyak istigfar dan taubat
  • Membaca Al-Qur'an
  • Berzikir
  • Menjenguk orang sakit
  • Mempererat silaturahmi
  • Menyantuni anak yatim
  • Memperbanyak doa

Adapun salah satu zikir yang banyak diamalkan pada hari Asyura yaitu:

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الوَكِيْلِ نِعْمَ المَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Artinya: "Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung serta sebaik-baik penolong."

Demikian informasi mengenai tanggal 10 Muharam 1448 H. Berdasarkan rukyatul hilal, 10 Muharam jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026. Selamat merayakan 10 Muharam dengan beribadah!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Arahan Ganjar ke Relawan: Siapkan Taktik, Menang Hanya Tak Hanya Teriakan"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads