Sejarah Berdirinya Tugu Soekarno yang Jadi Ikon Kota Palangka Raya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Senin, 01 Jun 2026 14:30 WIB
Tugu Soekarno di Palangka Raya. Foto: Dok. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Palangka Raya
Palangka Raya -

Di tepian Sungai Kahayan yang membelah Kota Palangka Raya, berdiri sebuah monumen bersejarah yang menjadi saksi lahirnya ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Monumen tersebut dikenal sebagai Tugu Soekarno atau dikenal juga dengan Tugu Tiang Pancang, salah satu ikon Kota Palangka Raya.

Monumen ini merupakan simbol semangat perjuangan dan penghormatan terhadap Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang punya peran besar dalam proses lahirnya Kota Palangka Raya. Hingga saat ini, kawasan Tugu Soekarno masih menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat setempat maupun wisatawan.

Awal Mula Berdirinya Tugu Soekarno

Sejarah Tugu Soekarno tidak lepas dari sejarah pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah dan pembangunan Kota Palangka Raya. Pada pertengahan tahun 1957, pemerintah pusat sedang mempersiapkan pembentukan Provinsi Kalimantan Tengah yang terpisah dari Kalimantan Selatan. Setelah melalui berbagai kajian dan pertimbangan, Kampung Pahandut dipilih sebagai lokasi ibu kota provinsi yang baru.

Presiden Soekarno memberikan perhatian besar terhadap pembangunan daerah tersebut. Bahkan, presiden pertama RI itu punya visi agar kawasan di tengah Pulau Kalimantan ini dapat berkembang menjadi kota maju yang dirancang secara terencana.

Puncaknya terjadi pada 17 Juli 1957 ketika Soekarno datang langsung ke Pahandut untuk meresmikan dimulainya pembangunan ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Kunjungan tersebut menjadi salah satu momen paling bersejarah untuk Kalimantan Tengah.

Sebagai penanda dimulainya pembangunan kota baru tersebut, didirikanlah sebuah monumen yang sekarang dikenal sebagai Tugu Soekarno. Karena menjadi lokasi peletakan titik awal pembangunan Palangka Raya, tugu ini sering juga disebut titik nol sejarah pembangunan ibu kota Kalimantan Tengah.



Simak Video "Mendikdasmen Apresiasi Digitalisasi Pembelajaran di SMK 3 Palangkaraya"


(des/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork