Rumah yang kebakaran hebat di Jalan Pasendeng, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya, Sabtu (30/5/2026) siang ternyata milik pengepul barang bekas.
Peristiwa itu sempat menggegerkan warga sekitar, saat terdengar suara ledakan dari dalam rumah sebelum api berkobar. Dalam waktu singkat, api melalap bangunan beserta seluruh isinya.
Putri (26), warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi, mengaku mendengar suara ledakan beberapa saat sebelum melihat kobaran api membesar di bagian belakang rumah. "Awalnya terdengar seperti suara kembang api meledak dari bagian belakang atau tengah rumah," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat pertama kali melihatnya, kata Putri, api belum menjalar ke seluruh bangunan. Kobaran api hanya terlihat di area belakang dengan intensitas yang cukup besar.
Pemilik rumah, Rusardi (49), mengungkapkan dirinya tidak berada di lokasi ketika kebakaran terjadi. Rumah dalam keadaan kosong karena ia sedang bekerja berkeliling.
"Waktu kejadian saya sedang keluar. Tidak ada yang menjaga rumah karena saya tinggal sendiri," katanya.
Ia menjelaskan rumah berukuran sekitar 4 x 6 meter tersebut tak hanya menjadi tempat tinggalnya. Tapi juga digunakan sebagai lokasi usaha pengepul barang bekas yang telah dijalaninya selama beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, sebelum meninggalkan rumah, seluruh peralatan sudah dipastikan dalam keadaan mati. Tidak ada aktivitas memasak, sementara perangkat yang masih terhubung dengan listrik hanya sebuah kulkas.
"Semuanya sudah dimatikan. Kompor juga tidak dipakai karena hari ini tidak masak. Yang menyala hanya kulkas," tuturnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh barang di dalam rumah tidak sempat diselamatkan. Selain perabotan dan aset usaha, sejumlah uang tabungan yang disimpan dalam celengan juga ikut hangus terbakar. Rusardi memperkirakan total kerugian yang dialaminya mencapai lebih dari Rp 30 juta.
"Semua habis terbakar, termasuk aset usaha dan tabungan. Kerugiannya mungkin lebih dari Rp 30 juta," pungkasnya.
