Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Sekolah

Nasional

Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Dipelajari di Sekolah

Arief Ikhsanudin - detikKalimantan
Jumat, 29 Mei 2026 09:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto kunjungi Prancis untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron (Foto: Rusman - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto kunjungi Prancis untuk bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. (Foto: Rusman - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Balikpapan -

Dalam lawatannya kesekian kali ke Prancis, Presiden Prabowo Subianto kembali menemui Presiden Prancis Emmanuel Macron. Di hadapan Macron, Prabowo mengaku telah menginstruksikan kepada seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan bahasa Prancis kepada siswa.

Dilansir detikNews, hal itu disampaikan saat kunjungan di Istana Kepresidenan Γ‰lysΓ©e, Paris, Prancis pada Kamis (28/5/2026). Prabowo mengatakan instruksi tersebut disampaikan setelah melihat perkembangan dunia.

"Sekarang saya sudah menginstruksikan bahwa semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan ini, Prabowo tampak mengenakan penghargaan Grand Croix de la LΓ©gion d'Honneur yang diberikan Macron pada 2025 di Magelang. Grand Croix de la LΓ©gion d'Honneur merupakan penghargaan kehormatan tertinggi di Prancis yang mengakui pencapaian luar biasa dalam pengabdian kepada negara. Medali Grand Croix hanya diberikan kepada sosok-sosok yang dinilai telah memberikan jasa besar, baik di tingkat sipil maupun militer.

Sebelum kunjungannya kali ini, Prabowo sudah dua kali ke Prancis selama 2026. Pertama pada 23 Januari 2026 setelah Prabowo menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Kedua pada 14 April 2026 setelah Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa.

"Terima kasih atas penerimaan yang begitu besar, baik, dan penuh penghormatan kepada saya serta delegasi saya. Saya menyampaikan terima kasih. Tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Prancis," kata Prabowo.

Menurut keterangan Sekretariat Presiden, jamuan santap malam kenegaraan ini menjadi simbol kuat hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis yang terus berkembang. Pertemuan kedua kepala negara diharapkan memperkokoh kolaborasi bilateral, baik di bidang pertahanan, ekonomi, kebudayaan, pendidikan, maupun kerja sama global lainnya.

"Saat ini hubungan bilateral kita sangat baik, tak lain karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan, hubungan kita sangat baik. Di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik. Di bidang pendidikan, kita ingin meningkatkan kerja sama lebih jauh lagi," tegas Prabowo.

Baca selengkapnya di sini.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads