Bacaan Takbir Idul Adha Lengkap dengan Lafaz, Latin, dan Artinya

Bacaan Takbir Idul Adha Lengkap dengan Lafaz, Latin, dan Artinya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Selasa, 26 Mei 2026 10:15 WIB
Ilustrasi takbiran Idul Fitri
Ilustrasi takbiran. Foto: Gemini AI
Samarinda -

Selain Idul Futri, umat Islam juga merayakan Idul Adha yang ditandai dengan ibadah haji dan kurban. Idul Adha pun juga diisi dengan lantunan takbir yang menggema di masjid, mushola, rumah, hingga jalan-jalan sejak malam hari raya.

Takbir merupakan bentuk dzikir untuk mengagungkan Allah SWT sekaligus ungkapan rasa syukur atas nikmat dan petunjuk-Nya. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca takbir pada hari-hari Idul Adha dan hari tasyrik.

Anjuran memperbanyak takbir ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam Al-Qur'an surat Al-Baqarah ayat 185:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

Artinya: "Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu supaya kamu bersyukur." (QS Al-Baqarah: 185)

Bacaan Takbir Idul Adha Pendek

Mengutip NU Online, Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab menjelaskan bahwa bacaan takbir yang paling masyhur adalah dibaca tiga kali berturut-turut:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ

Latin:
Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar."

Imam An-Nawawi juga menjelaskan bahwa bacaan ini merupakan lafaz takbir yang diriwayatkan dari Imam As-Syafi'i dan banyak dipakai ulama mazhab Syafi'i. Isi takbir ini merupakan pujian dan pengagungan kepada Allah SWT atas segala kebesaran-Nya.

Selain versi singkat tersebut, biasanya lafaz takbir juga ditambahkan dengan kalimat pujian kepada Allah SWT.

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Segala puji bagi-Nya."

Menurut Imam An-Nawawi, lafaz takbir yang biasa dibaca di atas diperbolehkan dan tidak bermasalah. Takbir ini berisi gabungan kalimat takbir, tahlil, dan tahmid yang menegaskan keesaan Allah sekaligus pujian kepada-Nya.

Bacaan Takbir Idul Adha Lengkap

Selain versi pendek, ada pula bacaan takbir panjang yang umum dikumandangkan pada malam Idul Adha maupun setelah salat berjamaah selama hari tasyrik.

اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na'budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.

Artinya: "Allah Maha Besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha Suci Allah pagi dan sore. Tiada Tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan penuh keikhlasan dalam beragama meski orang-orang kafir membencinya. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh-Nya sendirian. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar."

Waktu Membaca Takbir Idul Adha

Dalam Islam, takbir Idul Adha terbagi menjadi dua jenis, yaitu takbir mutlak dan takbir muqayyad.

1. Takbir Mutlak

Takbir mutlak adalah takbir yang bisa dibaca kapan saja dan di mana saja selama hari-hari Idul Adha. Takbir ini biasanya dikumandangkan di rumah, masjid, jalan, kendaraan, maupun tempat umum lainnya.

Dalam mazhab Syafi'i, takbir mutlak dimulai sejak malam Idul Adha atau setelah Maghrib pada 9 Dzulhijjah hingga menjelang Maghrib tanggal 13 Dzulhijjah.

2. Takbir Muqayyad

Takbir muqayyad adalah takbir yang dibaca setelah salat fardu berjamaah.

Bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji, takbir muqayyad dimulai setelah salat Subuh pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga setelah salat Ashar tanggal 13 Dzulhijjah atau akhir hari tasyrik.

Sementara bagi jamaah haji, takbir dimulai setelah salat Zuhur pada 10 Dzulhijjah hingga akhir hari tasyrik.

Demikian bacaan takbir Idul Adha lengkap dengan lafaz, latin, dan artinya. Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1447H!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H dari Rooftop Kemenag DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads