Makna Tut Wuri Handayani: Sejarah 3 Semboyan Ki Hajar Dewantara dan Contohnya

Makna Tut Wuri Handayani: Sejarah 3 Semboyan Ki Hajar Dewantara dan Contohnya

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Sabtu, 02 Mei 2026 09:00 WIB
Logo Tut Wuri Handayani
Foto: Kemendikbud.go.id
Balikpapan -

Semboyan 'Tut Wuri Handayani' sudah tidak asing lagi bagi kita. Frasa ini tertulis di logo Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan sering dilihat di sekolah.

Makna dari Tut Wuri Handayani adalah bagian dari tiga semboyan atau trilogi pendidikan dan kepemimpinan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara. Beliau adalah bapak pendidikan Indonesia yang tanggal kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional setiap 2 Mei.

Buat detikers yang belum tahu apa arti atau makna Tut Wuri Handayani, berikut penjelasan lengkap mengenai sejarah, makna ketiga semboyan Ki Hajar Dewantara, lengkap dengan contohnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Semboyan Ki Hajar Dewantara

Dikutip dari situs UPTD Pengelolaan Museum dan Gedung Seni Budaya Surabaya, sejarahnya dimulai pada 1922. Pada masa itu, sistem pendidikan kolonial Belanda mencengkeram dengan pendekatan yang otoriter, kaku, dan mematikan nalar kritis.

Ki Hajar Dewantara melihat ketimpangan ini dan memilih melawan. Namun bukan dengan senjata, melainkan dengan gagasan. Melalui lembaga 'Taman Siswa', ia mendobrak gaya feodal tersebut dan memperkenalkan paradigma baru, yaitu pendidikan yang berpusat pada manusia dan menjunjung tinggi kemerdekaan siswa.

Komitmennya yang tulus untuk mengajar tanpa memandang kelas sosial menjadi tanah yang subur bagi lahirnya Trilogi Kepemimpinan, yaitu:

  1. Ing Ngarsa Sung Tuladha
  2. Ing Madya Mangun Karsa
  3. Tut Wuri Handayani

Filosofi ini tidak hanya merombak sistem pendidikan nasional, tetapi juga mendefinisikan ulang apa artinya menjadi seorang pemimpin, baik di ruang kelas hingga sistem manajemen perusahaan.

Trilogi Kepemimpinan Ki Hajar Dewantara

Pemikiran Ki Hajar Dewantara menempatkan manusia sebagai jantung dari setiap organisasi. Baik seorang guru yang membimbing muridnya, maupun seorang manajer yang mengelola timnya, ketiganya dituntut untuk menguasai trilogi kepemimpinan.

Berikut tiga semboyan atau trilogi kepemimpinan yang dicetuskan Ki Hajar Dewantara, dilansir dari buku Altruism Trilogi Ki Hajar Dewantoro (Alki) untuk Meningkatkan Kinerja Tim oleh Andi Hendrawan, dkk:

1. Ing Ngarsa Sung Tuladha

Ing Ngarsa Sung Tuladha berarti di depan menjadi teladan. Maksudnya, seorang pemimpin sejati adalah penunjuk arah bagi sekitarnya. Prinsip ini menegaskan bahwa kepemimpinan bukan soal memberi perintah, melainkan memberi contoh.

Dalam contoh nyata, seorang guru bisa mengajarkan kebersihan dengan cara memungut sampah, dan membuangnya. Tindakan ini lebih mengena dibandingkan hanya menyuruh murid membersihkan kelas.

Di dunia kerja, ini adalah cerminan atasan yang turun tangan dan menunjukkan kompetensinya, sehingga menumbuhkan rasa hormat dan kedamaian (orde en vrede) dalam tim.

2. Ing Madya Mangun Karsa

Ing Madya Mangun Karsa berarti di tengah membangun semangat. Maksudnya, pemimpin tidak selamanya harus berdiri di depan, tetapi harus bisa membaur di tengah-tengah anggota timnya.

Dalam kehidupan nyata, pemimpin tidak cuma mengawasi dari balik meja. Seorang pemimpin atau guru hadir sebagai fasilitator. Ketika ada rekan kerja atau siswa yang kesulitan, ia merangkul, mendampingi dengan sabar, dan memotivasi mereka untuk bangkit.

3. Tut Wuri Handayani

Yang terakhir Tut Wuri Handayani, yaitu di belakang memberikan dorongan. Seorang pemimpin bisa memberikan kepercayaan penuh, ruang, dan dorongan moral agar anggotanya bisa mandiri.

Praktik ini dikenal dengan 'Sistem Among', yaitu memberi kebebasan bagi siswa atau pekerja untuk berinovasi dan berkembang sesuai kreativitasnya. Pemimpin bertransformasi menjadi seorang motivator yang menjaga agar timnya tetap berada di jalur yang benar, membiarkan mereka menjadi bintang utama atas kesuksesan yang diraih.

Halaman 2 dari 2
(bai/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads