Pria di Pekanbaru, Riau memasang cincin di bagian kemaluan hingga tak bisa dilepaskan. Ia akhirnya meminta bantuan dokter hingga petugas Pemadam Kebakaran.
"Jadi kemarin ada dihubungi dokter Rumah Sakit Madani terkait ada cincin di kelamin pria. Jadi minta bantuan tim rescue," kata Kadis Damkar dan Pertolongan Pekanbaru, Zarman Candra didampingi Kabidops, Ibas Sembiring, Selasa (28/4/2026).
Ketika menerima foto kondisi korban, petugas Damkar pun sempat kebingungan. Sebab, cincin terpasang di daerah rawan dan juga sangat berbahaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cincin posisi berada di kemaluan, maka kolaborasi sama dokter RS Madani dan Recue Damkar kami tangani. Kemarin setelah proses medis dipotong cincin besi dan sudah selesai dengan selamat," katanya.
Pria itu mengaku iseng memasang cincin di kemaluannya. Namun ia panik ketika cincin besi itu tak bisa dilepaskan.
"Alasan memakai cincin itu iseng saja. Ya kita bantu temen-temen dari dokter di RS Madani," imbuh Ibas.
Pelepasan cincin dilakukan dengan hati-hati. Sebab, itu adalah kasus pertama kali yang ditangani Tim Rescue Disdamkar dan Penyelamatan Pekanbaru.
"Penanganan memang harus ekstra hati-hati. Kita tahu ini rawan, jadi petugas pun sangat hati-hati dalam pemotongan," kata Ibas.
Artikel ini sebelumnya tayang di detikSumut dengan judul Pria di Pekanbaru Pasang Cincin di Kemaluan, Berakhir Minta Bantuan Damkar.
(sun/des)
