Peserta Aksi 21 April Mulai Berdatangan, Pagar DPRD Kaltim Dilumuri Oli

Peserta Aksi 21 April Mulai Berdatangan, Pagar DPRD Kaltim Dilumuri Oli

Riani Rahayu - detikKalimantan
Selasa, 21 Apr 2026 09:03 WIB
Massa aksi 21 April mulai berkumpul di depan Kantor DPRD Kaltim.
Massa aksi 21 April mulai berkumpul di depan Kantor DPRD Kaltim. Foto: Riani Rahayu/detikKalimantan
Samarinda -

Sejumlah massa aksi 21 April mulai berdatangan di depan Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim). Mereka datang dengan membawa bendera identitas masing-masing.

Hingga pukul 09.28 Wita, aksi demo belum di mulai karena massa yang datang masih sedikit. Nampak salah satu massa aksi yang sudah datang sejak tadi dari Forum Peduli Penyandang dan Atlet Disabilitas.

Dari pantauan di lapangan, terlihat pagar depan Kantor DPRD Kaltim dilumuri dengan oli dan dipasang kawat berduri. Petugas kepolisian juga sudah mulai berjaga di depan pagar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga berita ini ditayangkan, massa aksi masih terus berdatangan. Sementara itu rombongan Kapolda Kaltim juga telah memasuki Kantor DPRD Kaltim.

Sebelumnya diberitakan, masyarakat Kaltim akan menggelar aksi 21 April di Samarinda. Aksi rencananya dilakukan di Kantor DPRD Kaltim dan Kantor Gubernur Kaltim. Pada Senin (20/4), petugas mulai memasang kawat berduri di kantor Gubernur.

Pemasangan kawat berduri ini menuai kritik dan dinilai berlebihan karena berpotensi menciptakan jarak antara pemerintah dengan masyarakat. Ketua Pusat Penelitian Hak Asasi Manusia dan Multikulturalisme Tropis (PusHAM-MT) Universitas Mulawarman, Musthafa, menyebut pendekatan tersebut justru memberi kesan represif dalam merespons aksi penyampaian pendapat.

"Tindakan pemasangan kawat berduri ini berlebihan dan secara simbolik menciptakan jarak psikologis antara pemerintah dan masyarakat," ujar Musthafa dalam pernyataannya, Senin (20/4/2026).




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads