Ada Air Keras dalam Toples Berisi 3 Potongan Jari di Samarinda

Ada Air Keras dalam Toples Berisi 3 Potongan Jari di Samarinda

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Minggu, 12 Apr 2026 17:30 WIB
Jajaran Polresta Samarinda saat mendatangi TKP temuan jari manusia di dalam toples di kebun warga. (dok Istimewa)
Foto: Jajaran Polresta Samarinda saat mendatangi TKP temuan jari manusia di dalam toples di kebun warga. (dok Istimewa)
Samarinda -

Polisi menyelidiki laporan warga Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang menemukan toples berisi tiga jari manusia di sebuah kebun. Dalam toples itu juga ada air keras yang diduga sebagai pengawet.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang Ipda Novi Hari Setiawan mengatakan jari di dalam toples tersebut diduga sengaja diawetkan dan dibuang.

"Karena kemarin di dalam toples seperti ada air keras yang untuk pengawet," kata Novi kepada detikKalimantan, Minggu (12/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus temuan jari manusia itu masih diselidiki jajaran Polresta Samarinda. Sementara itu beberapa saksi tengah diperiksa untuk dilakukan penyelidikan mendalam.

"Saksi-saksi sudah kami lakukan pemeriksaan, saat ini masih dilakukan penyelidikan mendalam,"

Sementara itu potongan jari manusia telah dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie guna keperluan autopsi.

"Untuk temuan jari dibawa ke RS AWS. Nanti jika ada perkembangan akan di informasikan," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, warga di Samarinda, Kaltim digegerkan atas temuan tiga potongan jari manusia di dalam toples di sebuah kebun. Peristiwa terjadi di Jalan Rimbawan 1, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda pada Sabtu (11/4).

"Awalnya penjaga kebun lagi bersih-bersih kebun, terus dia temukan toples dan kain putih, setelah dibuka ternyata isinya 3 jari manusia," kata Novi kepada detikKalimantan, Minggu (12/4/2026).

Atas kejadian itu, penjaga kebun tersebut langsung menginfokan temuan itu ke ketua RT setempat serta Bhabinkamtibmas.

"Setelah mendapatkan laporan Pamapta Polres dan piket fungsi polsek serta Inafis Polres merapat ke TKP dan mengevakuasi potong jari tersebut," terangnya.



(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads