Apa Perbedaan Haji Furoda dan Haji Plus? Ini Pengertian, Biaya, dan Perbedaannya

Apa Perbedaan Haji Furoda dan Haji Plus? Ini Pengertian, Biaya, dan Perbedaannya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Jumat, 10 Apr 2026 17:31 WIB
Haji furoda adalah pemberangkatan haji khusus yang mekanismenya sedikit berbeda dengan haji reguler. Jenis haji ini termasuk haji non kuota.
Ilustrasi haji. Foto: Getty Images/iStockphoto/prmustafa
Samarinda -

Indonesia adalah salah satu negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Karena itu, Indonesia menghadapi tantangan besar dalam pelaksanaan ibadah haji, bahkan telah berlangsung sejak puluhan tahun lalu.

Kendala terbesarnya adalah panjangnya antrean haji reguler yang bisa mencapai puluhan tahun. Kondisi ini membuat banyak umat Islam mulai mencari alternatif agar bisa lebih cepat berangkat ke Tanah Suci. Di sinilah haji furoda dan haji plus jadi solusi yang banyak diminati.

Meskipun sama-sama menawarkan keberangkatan lebih cepat dibanding haji reguler, kedua program ini punya perbedaan yang cukup besar, lho. Jika detikers memiliki opsi untuk berangkat haji melalui dua jalur ini, alangkah baiknya memahami dengan baik perbedaan keduanya agar program yang dipilih sesuai kebutuhan dan kemampuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Haji Furoda dan Haji Plus

Haji furoda adalah program haji yang menggunakan visa undangan langsung dari pemerintah Arab Saudi atau yang dikenal sebagai visa mujamalah. Karena berasal dari luar kuota resmi Indonesia, program ini memungkinkan jemaah untuk berangkat tanpa harus menunggu antrean. Pelaksanaannya tetap dilakukan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang bertanggungjawab terhadap visa tersebut.

Sementara itu, haji plus atau haji khusus adalah program haji yang menggunakan kuota resmi dari pemerintah Indonesia, tetapi diselenggarakan oleh PIHK dengan layanan yang lebih eksklusif dibanding haji reguler. Program ini memiliki dasar hukum yang jelas dan diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Apa saja perbedaan lainnya? Simak informasinya berikut ini.

Perbedaan Haji Furoda dan Haji Plus

1. Biaya

Dijelaskan detikHikmah, perbedaan yang paling terasa antara haji furoda dan haji plus terletak pada besaran biaya yang harus dikeluarkan. Haji furoda biayanya jauh lebih tinggi karena jamaah akan berangkat tanpa antre serta fasilitas premium.

Biaya yang dikeluarkan bisa mencapai ratusan juta rupiah, bahkan hingga sekitar Rp700 juta tergantung pada paket layanan yang dipilih.

Di sisi lain, biaya haji plus memiliki biaya relatif lebih terjangkau walaupun tetap lebih mahal dibanding haji reguler. Kisaran biayanya umumnya berada di angka ratusan juta rupiah, dari Rp120 juta hingga Rp200 juta rupiah. Perbedaan harga ini sebanding dengan tingkat fasilitas dan kemudahan yang ditawarkan.

2. Waktu Tunggu Keberangkatan

Selain biaya, waktu tunggu menjadi faktor yang membedakan kedua program ini. Calon jamaah Haji furoda akan berangkat tanpa antre, sehingga jemaah bisa langsung berangkat di tahun yang sama saat mendaftar. Hal ini tentu menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin segera menunaikan ibadah haji.

Berbeda dengan itu, haji plus tetap memiliki masa tunggu, tetapi jauh lebih singkat dibanding haji reguler. Biasanya calon jemaah harus menunggu sekitar lima hingga sembilan tahun sebelum bisa berangkat, tergantung pada kuota dan kebijakan yang berlaku.

3. Visa dan Sistem Kuota

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada jenis visa yang digunakan. Haji furoda menggunakan visa mujamalah yang dikeluarkan langsung oleh pemerintah Arab Saudi, sehingga tidak termasuk dalam kuota haji Indonesia. Inilah yang membuat program ini bisa memberangkatkan jemaah tanpa antrean.

Sementara itu, haji plus menggunakan visa resmi dari kuota pemerintah Indonesia. Karena masih berada dalam sistem kuota nasional, maka jumlah jemaahnya tetap dibatasi setiap tahun dan harus mengikuti antrean, meskipun tidak selama haji reguler.

4. Fasilitas yang Didapat Jemaah

Dari sisi fasilitas, kedua program ini sama-sama menawarkan kenyamanan yang lebih baik dibanding haji reguler. Namun, layanan dan fasilitas haji furoda biasanya lebih eksklusif dan mewah. Jemaah akan mendapatkan hotel berbintang lima, penerbangan langsung dengan maskapai Saudi Airlines, serta berbagai fasilitas premium seperti maktab khusus dan tenda ber-AC di Arafah.

Haji plus sebenarnya juga menyediakan fasilitas yang nyaman, seperti penginapan yang relatif dekat dengan Masjidil Haram, konsumsi makan dan minum yang lebih banyak variasi dan ketersediannya, serta bimbingan ibadah yang lebih intensif dibandingkan haji reguler.

5. Legalitas dan Keamanan Penyelenggaraan

Dari sisi legalitas, baik haji furoda maupun haji plus sama-sama diakui secara resmi di Indonesia selama diselenggarakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang memiliki izin dari Kementerian Agama. Semua penyelenggara wajib mengikuti aturan yang berlaku serta melaporkan keberangkatan jemaah.

Oleh karena itu, detikers perlu berhati-hati dalam memilih travel agar tidak terjebak pada penyelenggara ilegal yang berisiko merugikan.

Itulah dia perbedaan haji furoda dan haji plus. Haji furoda bisa dipilih jika ingin berangkat tanpa antre dengan biaya yang lebih tinggi. Sementara haji plus cocok bagi calon jemaah yang ingin mendapatkan layanan lebih baik dari haji reguler dengan biaya yang lebih terjangkau dari haji furoda dan waktu tunggu yang masih relatif singkat dibanding haji reguler. Semoga bermanfaat!




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads